Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Andre Rosiade dan Rachmad Wijaya Resmikan Area Parkir Truk Bypass Padang, Dukung Logistik Teluk Bayur

Suyudi Adri Pratama • Sabtu, 6 Juni 2026 | 13:01 WIB
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya meresmikan Area Parkir Bypass di Jalan Bypass Km 2, Lubuk Begalung, Jumat (5/6). (SUYUDI/PADEK)
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Padang Rachmad Wijaya meresmikan Area Parkir Bypass di Jalan Bypass Km 2, Lubuk Begalung, Jumat (5/6). (SUYUDI/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM–Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade bersama Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, meresmikan Area Parkir Bypass di Jalan Bypass Km 2, Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (5/6).

Fasilitas parkir khusus truk tersebut diharapkan menjadi solusi penataan lalu lintas kendaraan angkutan barang menuju Pelabuhan Teluk Bayur sekaligus mendukung kelancaran distribusi logistik di Sumatera Barat.

Peresmian area parkir yang mengusung slogan "Parkir Aman, Perjalanan Nyaman, Bisnis Lancar" itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur Ferial Dunan, Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani, Kepala Bapenda Kota Padang Atos Pratama, unsur Forkopimda, pelaku usaha transportasi, serta tokoh masyarakat.

Baca Juga: DCL 2026 Dharmasraya: Siguntur FC vs PSGM Gunung Medan, Duel 4-3-3 Pembuka Grup Neraka

Dalam sambutannya, Andre Rosiade mengapresiasi langkah Pelindo yang memanfaatkan aset yang sebelumnya kurang optimal menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat dan dunia usaha.

Menurutnya, keberadaan area parkir tersebut dapat membantu mengurai kemacetan di jalur Bypass menuju Pelabuhan Teluk Bayur.

"Kami mengapresiasi langkah Pelindo memanfaatkan aset yang kurang optimal menjadi optimal. Ini bisa menambah pemasukan bagi Pelindo, berkontribusi terhadap PAD Kota Padang, dan tentu membantu mengurai kemacetan yang ada di jalan Bypass ini," ujar Andre.

Baca Juga: Cuaca Sumbar Hari Ini, 6 Juni 2026: Kota Padang Diprediksi Hujan Ringan, 6 Daerah Lain Berawan

Ketua DPD Partai Gerindra Sumatera Barat itu menambahkan, fasilitas parkir resmi tersebut juga akan memberikan rasa aman bagi para sopir truk. Selain itu, keberadaannya diharapkan mampu menciptakan ketertiban lalu lintas dan mendukung aktivitas logistik yang lebih baik.

"Harapan kami para pengusaha menyampaikan kepada sopir truk, daripada parkir di luar dan menghadapi berbagai persoalan, lebih baik parkir di dalam. Lebih aman, lebih tertib, dan insyaallah biayanya juga lebih terjangkau. Ini juga memberikan kontribusi bagi pendapatan daerah," katanya.

Sementara itu, Rachmad Wijaya menilai penataan kendaraan angkutan menuju Pelabuhan Teluk Bayur sudah menjadi kebutuhan mendesak.

Baca Juga: 8 Armada Damkar Selamatkan 5 Bangunan dari Kebakaran Hebat di Karang Putih Padang

Pasalnya, sebagian besar lalu lintas kendaraan menuju pelabuhan didominasi truk tangki pengangkut crude palm oil (CPO) yang selama ini kerap memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

"Hampir 70 persen traffic lalu lintas ke pelabuhan itu didominasi oleh truk tangki CPO. Inilah yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan kecelakaan. Karena itu, kami berharap melalui kerja sama Pelindo, Pemko Padang dan seluruh stakeholder, jalan Bypass menuju pelabuhan bisa lebih tertib dan aman," ujarnya.

Menurut Rachmad, keberadaan area parkir tersebut juga akan memberikan manfaat bagi Kota Padang melalui penerimaan pajak parkir. Selain itu, sistem pembayaran digital yang diterapkan dinilai mampu mencegah praktik pungutan liar.

Baca Juga: Santvara: Rock, Kritik, dan Identitas

"Dengan adanya area parkir ini, kita membantu Pemko Padang meningkatkan PAD. Ada kontribusi pajak parkir sebesar 10 persen. Yang juga penting, seluruh transaksi dilakukan secara cashless dan digital, sehingga tidak ada ruang untuk pungli," katanya.

Ia berharap seluruh pelaku usaha angkutan dan asosiasi transportasi mendukung upaya penataan tersebut dengan tidak lagi memarkir kendaraan di badan maupun bahu jalan. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas menuju pelabuhan.

Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas parkir truk tersebut. Menurutnya, area parkir menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung penertiban lalu lintas di kawasan Bypass sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Tegaskan Masa Pensiun Tetap Produktif lewat Program Glow and Grow

Di sisi lain, General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferial Dunan, mengatakan area parkir yang dibangun di atas lahan sekitar 6.000 meter persegi itu merupakan bentuk sinergi Pelindo dengan pemerintah daerah dan mitra usaha.

Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pintu gerbang perdagangan Sumatera Barat.

"Pelabuhan Teluk Bayur adalah pintu gerbang Sumatera Barat. Karena itu kami ingin menghadirkan fasilitas yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha. Mudah-mudahan area parkir ini menjadi solusi bagi aktivitas logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Ferial.

Baca Juga: Bertutur tentang Guru Bangsa, Mengintervensi Ruang Publik: Hidupkan Gagasan Syafii Maarif lewat Naratif Musikal

Dengan beroperasinya Area Parkir Bypass Padang, pemerintah, Pelindo, dan para pelaku usaha berharap arus kendaraan angkutan barang menuju Teluk Bayur dapat lebih tertib, aman, dan efisien.

Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung peningkatan pelayanan logistik serta pertumbuhan ekonomi Kota Padang dan Sumatera Barat. (yud)

Editor : Adetio Purtama
#parkir truk di Padang #Rachmad Wijaya #bypass #Andre rosiade