PASAR RAYA, PADEK.JAWAPOS.COM — Aktivitas di pusat perdagangan Kota Padang bakal mengalami perubahan mulai 22 Juni 2026. Pemerintah Kota Padang menjadwalkan Revitalisasi Pasar Raya Padang selama lebih dari enam bulan, sebuah proyek besar yang tidak hanya menyasar fasilitas pasar, tetapi juga jalan, drainase, trotoar, dan kawasan publik yang setiap hari menjadi pusat pergerakan warga.
Pekerjaan berlangsung hingga 31 Desember 2026 dan mencakup sejumlah titik strategis di jantung kota. Selama masa pembangunan, pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mengurangi dampak terhadap aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat.
Informasi tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Nomor 500.2/152/Dg-2026 yang diterbitkan Dinas Perdagangan Kota Padang dan diumumkan kepada masyarakat pada Selasa (9/6/2026).
Baca Juga: Pembangunan Solok Selatan 2026 Diperkuat Rp80,9 Miliar TKD, Jalan Abai–Sungai Dareh Mulai Dikerjakan
Kawasan Air Mancur hingga Basement Pasar Jadi Prioritas
Revitalisasi difokuskan pada tiga zona utama. Kawasan Air Mancur Pasar Raya menjadi salah satu lokasi yang akan ditata ulang karena merupakan titik berkumpul masyarakat sekaligus area dengan mobilitas tinggi.
Selain itu, pemerintah juga membenahi Basement Blok 2 dan Blok 3 yang selama ini berfungsi sebagai area parkir dan penunjang aktivitas perdagangan. Perbaikan di area tersebut diharapkan meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi.
Pekerjaan terbesar berada pada jaringan infrastruktur di sekitar Pasar Raya. Pemerintah akan melakukan perbaikan jalan, pembangunan drainase, serta penataan trotoar di sejumlah ruas utama yang terhubung langsung dengan kawasan perdagangan.
Baca Juga: 5 Pemain Asia Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia, Ada Park Ji-sung dan Tim Cahlil
Sejumlah Ruas Jalan Terdampak Pengerjaan
Ruas yang masuk dalam proyek antara lain Jalan Pasar Raya, Jalan Permindo, Jalan Hiligoo, Jalan Bundo Kanduang, Jalan M. Yamin, Jalan Sandang Pangan, dan Jalan Gereja.
Penataan ini bertujuan meningkatkan kualitas akses menuju pusat perdagangan sekaligus memperbaiki sistem drainase yang selama ini menjadi perhatian di kawasan tersebut.
Karena cakupan pekerjaan cukup luas, masyarakat diperkirakan akan menghadapi perubahan pola lalu lintas selama proyek berlangsung. Pengendara yang biasa melintasi kawasan Pasar Raya diminta mengikuti informasi resmi terkait jalur alternatif dan pengalihan arus kendaraan.
Pemko Padang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menyampaikan bahwa pemerintah bersama instansi terkait sedang menyiapkan skema rekayasa lalu lintas untuk mendukung kelancaran pekerjaan.
Menurutnya, informasi mengenai rute pengalihan akan diumumkan secara bertahap menjelang dimulainya proyek sehingga masyarakat memiliki waktu untuk menyesuaikan perjalanan dan aktivitas usaha.
Pemerintah Kota Padang juga menyampaikan permohonan maaf kepada pedagang, pelaku usaha, dan masyarakat yang berpotensi terdampak selama proses revitalisasi berlangsung.
Meski berpotensi menimbulkan gangguan sementara, proyek ini diharapkan mampu menghadirkan wajah baru Pasar Raya Padang yang lebih tertata, nyaman, dan mendukung aktivitas ekonomi sebagai pusat perdagangan terbesar di Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison