Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Siapkan 17 Paket Perbaikan Irigasi Pascabencana, Prioritaskan Sawah Terdampak

Heri Sugiarto • Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:38 WIB
Pemko Padang siapkan perbaikan irigasi dan pemulihan aliran air ke sawah terdampak bencana di Padang.(Foto: Dok. Diskominfo)
Pemko Padang siapkan perbaikan irigasi dan pemulihan aliran air ke sawah terdampak bencana di Padang.(Foto: Dok. Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menyiapkan 17 paket pekerjaan fisik untuk memulihkan jaringan irigasi yang rusak akibat bencana pada November dan Desember 2025.

Langkah ini dilakukan untuk mengembalikan pasokan air ke areal persawahan masyarakat yang terdampak kerusakan irigasi. Pemulihan diprioritaskan agar sawah yang sempat kekurangan pasokan air dapat kembali digarap oleh petani.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Dinas PUPR Kota Padang, Well Off Sanora, mengatakan sejumlah saluran irigasi mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi pada akhir tahun lalu.

"Terkait dengan kondisi irigasi di Kota Padang pascabencana November dan Desember tahun lalu, ada beberapa irigasi yang rusak mengakibatkan tidak teralirinya air ke sawah-sawah masyarakat," kata Well Off Sanora di Padang, Jumat (12/6/2026).

Pemulihan jaringan irigasi dilakukan melalui dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dialokasikan dalam anggaran pergeseran. Saat ini, proses pekerjaan masih berada pada tahap perencanaan.

Menurut Well Off Sanora, dokumen perencanaan ditargetkan rampung dalam pekan depan sebelum dilanjutkan ke tahap lelang pekerjaan fisik.

"Untuk Kota Padang dilaksanakan melalui dana TKD di anggaran pergeseran, dan sekarang prosesnya di tahap perencanaan. Dan insyaallah dalam minggu depan itu sudah selesai, dan akan kita lelang pekerjaan fisiknya," ujarnya.

Di samping menyiapkan proyek pemulihan melalui anggaran TKD, Dinas PUPR Kota Padang juga menjalankan pekerjaan darurat menggunakan dana operasional dan pemeliharaan.

Pekerjaan fisik tersebut mulai dilaksanakan setelah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) pergeseran ditandatangani.

Perbaikan difokuskan pada kawasan pertanian yang terdampak bencana, termasuk Lubuk Minturun, Guo, Gunung Nago, dan sejumlah wilayah lain yang terdampak galodo pada tahun lalu.

"Untuk operasional dan pemeliharaan, kita sudah, pekerjaan fisiknya sudah mulai kita laksanakan terhitung sejak DPA pergeseran ditandatangani. Dan itu dikerjakan di daerah-daerah terdampak bencana, seperti di kawasan Lubuk Minturun, Guo, Gunung Nago, dan daerah-daerah lain yang terdampak bencana galodo di tahun lalu," kata Well Off Sanora.

Pemulihan infrastruktur irigasi tersebut diarahkan untuk mempercepat normalisasi aliran air ke lahan pertanian masyarakat yang terdampak kerusakan pascabencana.(*)

 

Editor : Heri Sugiarto
#Irigasi Padang #perbaikan irigasi #pemko padang #sawah terdampak bencana #Dinas PUPR Padang