Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Fadly Amran Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Minta Yayasan dan Pengelola SPPG Patuhi Aturan

Heri Sugiarto • Rabu, 17 Juni 2026 | 18:41 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama kepala SPPG dan OPD di Balai Kota Padang.(Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin rapat evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama kepala SPPG dan OPD di Balai Kota Padang.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Aula Bagindo Aziz Chan Balai Kota Aie Pacah, Rabu (17/6/2026).

Rapat tersebut dihadiri Koordinator Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Kota Padang Utami Yuliani Amir yang mewakili Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru, Kepala Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (PJPH) Provinsi Sumatera Barat Ikrar Abdi, Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi, Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal, sejumlah kepala OPD terkait, serta para kepala SPPG dan perwakilan yayasan mitra SPPG di Kota Padang.

Fadly Amran menjelaskan, rapat evaluasi tersebut menjadi forum koordinasi untuk memperkuat kualitas layanan SPPG sekaligus memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program prioritas nasional berjalan optimal di Kota Padang.

Menurutnya, Program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya, tetapi juga harus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui keterlibatan pelaku usaha dan produsen lokal dalam rantai pasok pangan.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh operasional dapur, melainkan juga oleh sistem pendataan yang akurat, mulai dari kebutuhan masing-masing SPPG, ketersediaan bahan baku, pola distribusi, hingga respons masyarakat terhadap pelaksanaan program tersebut.

“Program MBG merupakan agenda besar negara. Karena itu, seluruh SPPG dan perangkat daerah harus saling mendukung untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak dan penerima manfaat lainnya melalui layanan yang berkualitas,” tegas Fadly Amran.

Wali Kota Padang itu juga mendorong seluruh SPPG di Kota Padang untuk mempersiapkan diri menghadapi sistem penilaian atau grading dari Badan Gizi Nasional (BGN). Menurutnya, seluruh dapur MBG harus mampu memenuhi standar terbaik dari aspek mutu layanan, kebersihan, keamanan pangan, hingga tata kelola operasional.

Selain itu, Fadly Amran menekankan pentingnya standardisasi rantai pasok bahan baku agar pasar tradisional, UMKM, petani, nelayan, dan peternak lokal dapat menjadi bagian dari ekosistem pemasok pangan yang memenuhi standar MBG.

" Dengan demikian, manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," tegasnya.

Ia juga meminta Perumda Air Minum dan OPD terkait memastikan seluruh dapur SPPG memiliki akses air bersih yang memadai.

Di samping itu, ia mengingatkan seluruh yayasan dan pengelola SPPG agar mematuhi ketentuan daerah terkait pembangunan gedung dan pemanfaatan lahan.

“Saya berharap pembangunan dan pengembangan SPPG berjalan sesuai aturan. Program prioritas tetap harus berjalan, namun keselamatan, ketertiban tata kota, dan kepatuhan terhadap regulasi tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang Alfiadi yang juga menjabat sebagai Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Padang menjelaskan bahwa evaluasi pelaksanaan MBG dilakukan secara rutin dan komprehensif setiap bulan.

Menurutnya, evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh aspek program berjalan optimal, mulai dari penyediaan bahan baku, operasional dapur, hingga pelayanan kepada para penerima manfaat.

Alfiadi mengungkapkan, saat ini sebanyak 72 SPPG telah beroperasi di Kota Padang atau sekitar 75 persen dari target 96 SPPG. Pemerintah Kota Padang menargetkan kekurangan 24 SPPG dapat terpenuhi dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

“Hingga saat ini pelaksanaan MBG di Kota Padang tercatat berjalan relatif baik. Kita terus mengawal kualitas pelaksanaan MBG. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, seluruh SPPG di Kota Padang harus menjadi yang terbaik, sejalan dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara,” pungkas Alfiadi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#sppg kota padang #Program Makan Bergizi Gratis Padang #Makan Bergizi Gratis 2026 #Sensus Gizi dan Pangan Padang #fadly amran