Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas Nanggalo, Maigus Nasir: Jihad Kini Menjaga Generasi Muda

Heri Sugiarto • Sabtu, 27 Juni 2026 | 21:12 WIB
Wawako Maigus Nasir mengajak warga Padang memaknai hijrah dengan menjauhi kemaksiatan melalui tausiyah Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas, Nanggalo.(Foto: Diskominfo)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menyampaikan tausiyah pada Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas Surau Gadang, Nanggalo.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai titik awal memperbaiki diri melalui semangat hijrah.

Menurutnya, hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi meninggalkan segala bentuk kemaksiatan menuju kehidupan yang lebih baik sesuai ajaran Islam.

 

Pesan tersebut disampaikan Maigus Nasir saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan itu turut dihadiri Plt Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Padang Zul Asfi Lubis, Camat Nanggalo David Ferdinand, para lurah se-Kecamatan Nanggalo, serta jamaah Masjid Nurul Ikhlas.

Dalam tausiyahnya, Maigus menjelaskan bahwa makna hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari dengan meninggalkan segala sesuatu yang dilarang Allah SWT.

"Secara bahasa, hijrah berarti meninggalkan atau berpindah. Rasulullah SAW dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim bersabda bahwa orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT," ujarnya.

Ia menegaskan, masyarakat yang ingin memperoleh rahmat dan keberkahan Allah SWT harus membangun kehidupan yang dilandasi keimanan dan ketakwaan.

"Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua. Jika ingin meraih rahmat dan keberkahan Allah SWT, maka wujudkanlah masyarakat yang beriman, bertakwa, serta menjauhi segala bentuk kemaksiatan," katanya.

Perkuat Pencegahan Kemaksiatan

Maigus mengatakan Pemerintah Kota Padang terus mendorong upaya pencegahan berbagai bentuk kemaksiatan melalui program sosial dan keagamaan.

Berbagai kegiatan seperti Parade Tauhid, Deklarasi Anti Narkoba, hingga gerakan Tolak LGBT terus digalakkan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius.

Menurutnya, jihad pada masa sekarang tidak selalu diwujudkan melalui peperangan sebagaimana pada masa Rasulullah SAW.

"Jihad hari ini adalah menjaga anak-anak kita. Karena itu Pemerintah Kota Padang menghadirkan Program Smart Surau yang bertujuan mengajak anak-anak kembali meramaikan masjid, belajar mengaji, serta membiasakan diri dengan berbagai kegiatan keagamaan," ungkapnya.

Awali Tahun Baru Islam

Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhlas, Idrial Idrus, mengatakan kegiatan Subuh Mubarakah kali ini menjadi penyelenggaraan pertama sejak memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum memperkuat semangat hijrah di tengah masyarakat.

"Kami berharap Subuh Mubarakah ini menjadi awal yang baik dalam menjalani Tahun Baru Islam. Semoga semangat hijrah tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama," ujarnya.(*)

Editor : Heri Sugiarto
#Tahun Baru Islam 1448 Hijriah #Subuh Mubarakah Nanggalo Padang #Masjid Nurul Ikhlas Surau Gadang #Maigus Nasir #Smart Surau Padang