Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Pemko Padang Serahkan 18 Hunian Sementara Sehat dan Layak bagi Penyintas Bencana Hidrometeorologi

Heri Sugiarto • Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan kunci 18 unit Hunsela kepada penyintas bencana hidrometeorologi di Kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026).(Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang Fadly Amran menyerahkan kunci 18 unit Hunsela kepada penyintas bencana hidrometeorologi di Kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026).(Foto: Diskominfo)

PADEK-JAWAPOS.COM-Wali Kota Padang Fadly Amran meresmikan sekaligus menyerahkan kunci 18 unit Hunian Sementara Sehat dan Layak (Hunsela) kepada penyintas bencana hidrometeorologi di Kawasan Rimbo Panjang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 18 unit Hunsela yang terdiri atas 15 unit di kawasan Rimbo Panjang dan tiga unit di Gerbang Langit mulai ditempati warga yang kehilangan rumah akibat banjir bandang dan tanah longsor pada penghujung 2025. Hunsela disiapkan sebagai hunian transisi hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) terealisasi.

Peresmian turut dihadiri Ketua Yayasan Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Hj. Maizarnis, Rektor Unbrah Musliar Kasim, Sekretaris Universitas Andalas (Unand) Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, sejumlah kepala OPD terkait, para donatur, serta elemen masyarakat Kelurahan Lambung Bukit.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan keberadaan Hunsela menjadi solusi sementara untuk menyediakan tempat tinggal yang sehat, aman, dan layak bagi warga terdampak bencana, sekaligus mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi hingga pembangunan Huntap dapat diwujudkan.

"Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini menempati Hunsela. Semoga hunian sementara ini memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana," kata Fadly Amran.

Fadly menegaskan Pemerintah Kota Padang berkomitmen mengawal proses pemulihan pascabencana secara menyeluruh, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar penyintas hingga penyelesaian pembangunan Huntap. Pemerintah juga akan mempercepat penyediaan sarana pendukung di kawasan Hunsela, termasuk akses jalan dan jaringan air bersih.

"Kami akan terus mencarikan solusi bagi warga yang belum dapat memperoleh Huntap, baik melalui program CSR maupun dukungan para dermawan. Untuk akses jalan dan air bersih juga sudah saya instruksikan kepada OPD terkait agar segera ditangani," ujarnya.

Fadly turut mengapresiasi DPP IKA Unand, Asosiasi Perempuan Peduli Bencana, Universitas Baiturrahmah, FMIPA Unand, serta para donatur yang telah bergotong royong mendukung pembangunan Hunsela bagi penyintas bencana di Kota Padang.

"Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya semangat kolaborasi dalam membantu masyarakat kita yang terdampak bencana. Semoga seluruh kebaikan yang diberikan menjadi amal ibadah," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita, mengatakan pembangunan 18 unit Hunsela tersebut terlaksana berkat dukungan DPP IKA Unand, Universitas Baiturrahmah, Grup Beringin, Grup Tamansari, Grup Arisan An-Nafisah, serta FMIPA Unand melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, seluruh Hunsela dibangun di atas lahan yang tidak memiliki persoalan status maupun kepemilikan sehingga diharapkan dapat mempermudah pembangunan Huntap pada masa mendatang.

"Hingga pertengahan 2026, kita bersama-sama telah membangun sebanyak 38 unit Hunsela secara bertahap sebagai hunian transisi bagi penyintas bencana hidrometeorologi. Hunsela tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat gotong royong, dengan harapan seluruh penyintas nantinya dapat kembali memiliki hunian permanen yang aman dan layak," ujar Mairawita.

Peresmian Hunsela menjadi bagian dari upaya percepatan pemulihan penyintas bencana hidrometeorologi di Kota Padang melalui penyediaan hunian sementara yang layak sambil menunggu pembangunan hunian tetap.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Hunsela Padang fadly amran Lambung Bukit korban bencana Padang Huntap Padang