Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Delegasi Kota Padang Tampilkan Gagasan “Padang Muda Bersakato” di Youth City Changers 2026

Heri Sugiarto • Kamis, 16 Juli 2026 | 15:30 WIB
Delegasi Kota Padang, Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu (tengah) usai mempresentasikan gagasan Padang Muda Bersakato pada Youth City Changers 2026.(Foto: Diskominfo)
Delegasi Kota Padang, Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu (tengah) usai mempresentasikan gagasan Padang Muda Bersakato pada Youth City Changers 2026.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Dua pemuda perwakilan Pemerintah Kota (Pemko) Padang, Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu, memaparkan gagasan inovatif bertajuk "Padang Muda Bersakato" dalam ajang Youth City Changers (YCC) 2026.

Pengalaman mengikuti forum nasional tersebut kemudian dibagikan dalam pertemuan yang berlangsung di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (15/7/2026).

Youth City Changers (YCC) merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang digelar di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 28–30 Juni 2026.

Forum tersebut mempertemukan 196 delegasi muda dari 98 kota anggota APEKSI untuk bertukar gagasan, memperkuat jejaring nasional, serta mendorong lahirnya inovasi pembangunan kota yang berkelanjutan.

Dalam forum itu, Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu memperkenalkan konsep "Padang Muda Bersakato", sebuah gerakan kolaboratif yang dirancang untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah.

Konsep tersebut berfokus pada tiga pilar utama, yakni inovasi lingkungan, penguatan eksistensi budaya Minangkabau, serta perluasan ruang kreativitas kepemudaan.

Delegasi Kota Padang, Thayyibal Syafiq, mengatakan potensi besar yang dimiliki generasi muda perlu didukung melalui ruang kolaborasi yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Secara umum, konsep Padang Muda Bersakato menawarkan tiga program unggulan, yakni SaTujuan Eco Preneur, gerakan kewirausahaan pemuda berbasis kelestarian lingkungan; SaTujuan Youth Container, ruang kreativitas dan peningkatan kapasitas pemuda hingga tingkat kelurahan; serta Lurah Inovator Muda, stimulus bagi lahirnya inovasi kepemudaan yang disesuaikan dengan potensi wilayah masing-masing.

"Kami ingin menghadirkan gerakan yang tidak hanya menjadi wadah kreativitas, tetapi juga mampu memberikan dampak konkret bagi masyarakat. Melalui semangat 'Bersakato', kami percaya kolaborasi menjadi kunci utama dalam membangun Kota Padang yang maju dan berkelanjutan," jelas Thayyibal Syafiq.

Sementara itu, delegasi putri Kota Padang, Tiara Rahayu, menilai keikutsertaan dalam YCC 2026 menjadi kesempatan untuk memperluas wawasan sekaligus memperkenalkan budaya Kota Padang kepada peserta dari berbagai daerah.

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan di Medan, peserta mengikuti berbagai agenda, mulai dari Opening Ceremony, Sharing Session, forum diskusi, malam ekspresi budaya, hingga aksi kolaboratif pemuda.

"Melalui forum ini, kami tidak hanya membawa gagasan, tetapi juga membawa semangat kolaborasi serta memperkenalkan nilai-nilai budaya luhur Kota Padang kepada delegasi dari berbagai daerah di Indonesia," kata Tiara Rahayu.

Dengan mengusung tema "Orang Muda Tangguh untuk Indonesia", keikutsertaan Thayyibal Syafiq dan Tiara Rahayu di Youth City Changers 2026 diharapkan dapat membawa inspirasi baru bagi pembangunan Kota Padang.

Partisipasi kedua delegasi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat peran strategis pemuda sebagai mitra Pemerintah Kota Padang dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Youth City Changers 2026 Padang Muda Bersakato Thayyibal Syafiq Tiara Rahayu kota padang