345 Mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Pengabdian di Kuranji dan Koto Tangah, Maigus: Integrasikan Smart Surau

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 18:44 WIB
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melepas 345 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang untuk pengabdian masyarakat di Kuranji dan Koto Tangah.(Foto: Diskominfo)
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir melepas 345 mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol Padang untuk pengabdian masyarakat di Kuranji dan Koto Tangah.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM-Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir secara resmi melepas 345 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Senin (20/7/2026).

Para mahasiswa akan menjalankan pengabdian masyarakat selama satu bulan di Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah.

Pelepasan dihadiri Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang Dr. H. Masmuni Mahatma, Camat Koto Tangah Rio Ebu Pratama, Camat Kuranji Rozaldi Rosman, para lurah di dua kecamatan tersebut, serta dosen pembimbing lapangan.

Maigus Nasir menyampaikan terima kasih atas keterlibatan mahasiswa dalam mendukung pembangunan daerah.

Menurutnya, percepatan pembangunan menuju Kota Padang yang maju dan sejahtera membutuhkan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan perguruan tinggi.

"Atas nama Pemerintah Kota Padang, kami mengucapkan selamat datang kepada para mahasiswa KKN UIN Imam Bonjol. Kehadiran adik-adik sekalian sangat berarti bagi kami, karena sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang untuk menggerakkan segala potensi guna mewujudkan Kota Padang yang pintar dan sehat, berlandaskan agama dan budaya," ujar Maigus.

Ia meminta mahasiswa mengintegrasikan program kerja KKN dengan salah satu Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau.

Mahasiswa diminta memetakan masjid di wilayah pengabdian dan membentuk Remaja Masjid Reborn sebagai bagian dari implementasi Smart Surau.

"Kami mengharapkan mahasiswa dapat memetakan masjid-masjid di lokasi pengabdian dan mendirikan Remaja Masjid Reborn sebagai bagian dari program Smart Surau. Wadah ini dibentuk untuk menggali serta mengembangkan minat dan bakat generasi muda, termasuk melatih kemampuan mereka dalam mengelola berbagai kegiatan positif (event management)," katanya.

Selain menjalankan program kerja, Maigus juga berpesan agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat selama menjalani KKN.

"Jangan ada jarak dengan masyarakat, anggap lokasi KKN sebagai kampung sendiri dan anggap warga sebagai orang tua sendiri. Untuk para lurah, tolong terima mereka dengan hangat sebagai anak, bukan sekadar sebagai adik," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama UIN Imam Bonjol Padang, Masmuni Mahatma, mengingatkan mahasiswa agar menjaga integritas serta nama baik kampus selama berada di tengah masyarakat.

"Jaga nama baik almamater kampus. Ingat, almamater bukan sekadar identitas fisik, melainkan ada pesan moral dan amanat besar di dalamnya yang harus dijaga dengan perilaku yang baik," katanya.

Program KKN UIN Imam Bonjol Padang berlangsung mulai 20 Juli hingga 20 Agustus 2026. Sebanyak 345 mahasiswa akan ditempatkan di sembilan kelurahan di Kecamatan Kuranji dan 13 kelurahan di Kecamatan Koto Tangah.(*)

Editor : Heri Sugiarto
KKN UIN Imam Bonjol 2026 mahasiswa KKN Padang Maigus Nasir UIN Imam Bonjol Padang Smart Surau Padang