PADEK.JAWAPOS.COM – Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M. meresmikan pelaksanaan Bakti TNI Angkatan Udara Tahun Anggaran 2026 di Shelter Lanud Sutan Sjahrir, Kota Padang, Kamis (23/7). Kegiatan dalam rangka Hari Bakti TNI Angkatan Udara ke-79 itu menghadirkan berbagai layanan kesehatan gratis, bantuan sosial, serta pembangunan fasilitas umum bagi masyarakat.
Peresmian dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, Inspektur Jenderal Angkatan Udara (Irjenau) Marsekal Madya TNI Arif Widianto, jajaran pejabat utama Mabes TNI AU, unsur Forkopimda Sumbar, perwakilan Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Kabupaten Agam, serta pimpinan BRI, Bank Mandiri, BNI, Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank BJB, PLN, dan Pertamina.
Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan ketua pelaksana, penayangan video testimoni, sambutan Wakil Gubernur Sumbar, serta pembacaan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) yang disampaikan Wakasau.
Pada kesempatan itu juga dilakukan penyerahan bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dari para mitra, penyerahan simbolis fasilitas umum, pemberian cenderamata kepada mitra pendukung, serta pembagian paket sembako kepada masyarakat.
Usai peresmian, Wakasau bersama Wakil Gubernur Sumbar meninjau pelaksanaan bakti kesehatan yang dipusatkan di kawasan Lanud Sutan Sjahrir. Layanan yang diberikan meliputi pengobatan gratis, pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan mata dan pembagian kacamata baca, donor darah, sunatan massal, hingga pembagian paket sembako.
Hari Bakti TNI AU Kenang Jasa Pahlawan Udara
Dalam sambutannya, Marsekal Madya TNI Ir. Tedi Rizalihadi menjelaskan Hari Bakti TNI Angkatan Udara diperingati setiap 29 Juli untuk mengenang gugurnya para pahlawan Angkatan Udara pada 29 Juli 1947 saat menjalankan misi kemanusiaan dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
"Setiap 29 Juli, TNI Angkatan Udara memperingati gugurnya para pahlawan udara. Untuk mengenang jasa-jasa mereka, TNI AU secara serentak di seluruh Indonesia melaksanakan bakti sosial berupa pengobatan gratis, pembagian sembako, hingga perbaikan rumah ibadah dan fasilitas umum," ujarnya.
Menurut Tedi Rizalihadi, hubungan TNI Angkatan Udara dengan masyarakat Sumatera Barat telah terjalin erat sejak masa perjuangan kemerdekaan hingga sekarang. Sinergi itu juga terlihat saat penanganan bencana banjir di Sumbar ketika TNI AU bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri mengerahkan helikopter untuk membantu masyarakat terdampak.
"TNI Angkatan Udara siap mendukung kemajuan Sumatera Barat. Mudah-mudahan melalui momentum ini, chemistry antara Forkopimda, Pemerintah Provinsi Sumbar, dan TNI Angkatan Udara semakin baik," katanya.
Dorong Generasi Muda Sumbar Bergabung dengan TNI AU
Wakasau berharap semakin banyak generasi muda asal Ranah Minang bergabung dengan TNI Angkatan Udara. Menurutnya, modernisasi alat utama sistem persenjataan (alutsista) yang terus dilakukan membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Kami berharap lahir lebih banyak generasi penerus TNI Angkatan Udara dari Ranah Minang. Saat ini TNI AU terus bertransformasi dengan hadirnya pesawat, radar, dan alutsista baru. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menarik minat pemuda-pemudi Sumatera Barat untuk bergabung dengan TNI Angkatan Udara," tuturnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Sejak pagi, ratusan warga memadati lokasi untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis yang disediakan.
Wakasau bersama Wakil Gubernur Sumbar juga menyempatkan berdialog dengan masyarakat penerima manfaat. Melalui pelaksanaan Bakti TNI AU Tahun Anggaran 2026, TNI Angkatan Udara menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga kedaulatan udara nasional, tetapi juga berkontribusi melalui kegiatan sosial, pelayanan kesehatan, dan pembangunan fasilitas umum yang memberikan manfaat nyata.(*)
Editor : Hendra Efison