PIAGEX 2026 Digelar di Padang, Wadah Pengembangan Coding, Animasi dan Game bagi Generasi Muda

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 09:18 WIB
PIAGEX 2026 digelar di Padang sebagai wadah pengembangan Coding, Animasi, dan Game bagi generasi muda.(Foto: Diskominfo)
PIAGEX 2026 digelar di Padang sebagai wadah pengembangan Coding, Animasi, dan Game bagi generasi muda.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Padang berkolaborasi dengan Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Musyawarah Guru Mata Pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi Sekolah Menengah Pertama (MGMP TIK SMP), serta industri animasi menggelar Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026 di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center pada 25–27 Juli 2026.

Kegiatan yang dimulai setiap hari pukul 08.30 WIB ini menghadirkan expo, pameran, dan stan yang diikuti perguruan tinggi, SMP, serta pelaku industri animasi.

PIAGEX 2026 juga diramaikan berbagai perlombaan yang melibatkan pelajar, guru, perguruan tinggi, industri, hingga masyarakat umum.

Ketua Panitia PIAGEX 2026 Bayu R. Fajri mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong pengembangan kemampuan coding, pembuatan gim, dan robotik, sejalan dengan penerapan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) di tingkat SMP.

Menurut Bayu, kompetisi yang diselenggarakan diharapkan dapat membiasakan siswa berpikir kritis sekaligus membangun semangat berkompetisi secara positif.

"Pembukaan kegiatan ini akan kita laksanakan pada 26 Juli 2026 mendatang. Untuk hari ini kita ada special screening film animasi Puti dan Batu Batikam yang merupakan program Kementerian Kebudayaan," ujarnya.

Ia menjelaskan, PIAGEX 2026 menghadirkan tujuh cabang perlombaan, di antaranya lomba desain gim tingkat SMP, pembuatan educational game bagi guru, lomba animasi pendek untuk umum, serta live coding bagi siswa SMP dalam membuat gim.

"Ada tujuh cabang perlombaan, di antaranya lomba desain game tingkat SMP, pembuatan educational game bagi guru, lomba animasi pendek untuk umum, serta live coding bagi siswa SMP dalam membuat game. Jumlah peserta yang terlibat mencapai sekitar 300 orang," kata Bayu.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi penyelenggaraan PIAGEX 2026 yang dinilai menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuan di bidang teknologi digital, khususnya animasi dan pengembangan gim.

Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan semangat Padang Balomba sebagai bagian dari aktivasi Program Unggulan Padang Juara, yang mendorong generasi muda berkompetisi secara positif dan menghasilkan prestasi.

"Kolaborasi antara Pemko Padang, perguruan tinggi, dan dunia industri yang tersaji dalam PIAGEX 2026 sangat penting dalam membangun ekosistem yang mendukung pengembangan talenta muda di Kota Padang, khususnya dalam bidang teknologi dan digital. Kita berharap anak-anak Kota Padang semakin berani berkompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka. Ini merupakan bagian dari upaya kita mewujudkan generasi juara di Kota Padang," jelas Fadly.

Ia berharap PIAGEX dapat menjadi agenda berkelanjutan yang memberi ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan di bidang coding, animasi, dan pengembangan gim, sekaligus memperkuat ekosistem industri kreatif dan digital di Kota Padang.(*)

Editor : Heri Sugiarto
PIAGEX 2026 Padang International Animation and Game Expo Coding SMP Animasi Padang Game Expo Padang