PIAGEX 2026 Jadi Wadah Talenta Muda Padang, Ratusan Pelajar Unjuk Karya Animasi, Coding dan Game

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 19:11 WIB
Para pelajar menampilkan karya animasi, coding dan game di ajang PIAGEX 2026.(Foto: Diskominfo)
Para pelajar menampilkan karya animasi, coding dan game di ajang PIAGEX 2026.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Padang International Animation & Game Expo (PIAGEX) 2026 menjadi wadah bagi generasi muda Kota Padang untuk menunjukkan kreativitas dan kemampuan di bidang animasi, coding, serta pengembangan game.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Minggu (26/7/2026), diikuti ratusan pelajar, guru, komunitas kreatif, pelaku industri, dan masyarakat umum melalui berbagai kompetisi serta pameran karya digital.

PIAGEX 2026 merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Padang, Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang (UNP), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) TIK SMP Kota Padang, serta industri animasi.

Wakil Ketua Dewan Pengarah PIAGEX sekaligus Kepala Bidang Infrastruktur Teknologi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, Romy Elpa Segas, mengatakan kegiatan tersebut diprioritaskan untuk mendukung pengembangan minat dan bakat siswa SD maupun SMP di bidang ekonomi kreatif.

Baca Juga: Pemko Padang Wajibkan SPBU Pasang Gelas Penglihat, Warga Diminta Ikut Awasi Takaran BBM

Menurutnya, tingginya minat pelajar terhadap animasi, coding, dan pengembangan game menunjukkan potensi yang perlu terus dikembangkan melalui kegiatan berkelanjutan.

"Kegiatan ini kita prioritaskan untuk pengembangan anak-anak dari sekolah-sekolah di Kota Padang, baik SD maupun SMP. Kita berharap mereka memiliki ruang untuk mengembangkan minat dan bakat, khususnya dalam animasi, coding, dan pengembangan game," ujar Romy.

Ia berharap PIAGEX mampu melahirkan talenta baru di sektor ekonomi kreatif, khususnya animasi dan pengembangan game.

"Kita berharap dari kegiatan ini tumbuh bibit-bibit baru di bidang ekonomi kreatif, khususnya animasi dan pengembangan game. Dengan dukungan dari berbagai unsur, kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang ke depan," katanya.

Baca Juga: Trans Padang Berlakukan Tarif Rp1 saat HJK Kota Padang ke-357, Berlaku di Seluruh Koridor

Pada pembukaan PIAGEX 2026, Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Prof. James Hellyward mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, PIAGEX sejalan dengan komitmen pemko dalam mencetak talenta muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan di industri game dan animasi.

Diharapkannya PIAGEX berkembang menjadi agenda internasional yang mampu memperkuat posisi Kota Padang sebagai daerah yang melahirkan talenta kreatif digital.

Direktur Sekolah Vokasi Universitas Negeri Padang Yudi Antomi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Padang atas kolaborasi dalam penyelenggaraan PIAGEX 2026.

Kegiatan tersebut menjadi wadah yang mempertemukan dunia pendidikan dengan industri sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan dan kreativitas di bidang digital.

Ketua Panitia PIAGEX 2026 Bayu R. Fajri menjelaskan kegiatan itu menghadirkan expo, pameran, dan stan dari perguruan tinggi, SMP, serta pelaku industri animasi dan game, termasuk peserta dari dalam maupun luar negeri.

Baca Juga: Pemko Hapus Denda Retribusi Pedagang dan Gelar Padang Great Sale HJK Padang ke-357

PIAGEX 2026 juga menggelar tujuh cabang perlombaan, di antaranya lomba desain game tingkat SMP, pembuatan educational game bagi guru, animasi pendek untuk umum, serta live coding bagi siswa SMP. Jumlah peserta yang mengikuti berbagai kompetisi mencapai sekitar 300 orang.

Dukungan terhadap pengembangan industri kreatif juga datang dari Piapi Studio. Founder Piapi Studio Rinaldo Afandi menilai PIAGEX menjadi langkah positif untuk memperkenalkan sekaligus mengembangkan industri kreatif di Kota Padang.

Piapi Studio turut memperkenalkan Animbox Smash, game kasual yang dapat dimainkan oleh dua hingga empat orang. Kehadiran pelaku industri tersebut memberikan gambaran kepada peserta mengenai perkembangan dunia pengembangan game.

"Saya sangat bangga dengan adanya inisiasi PIAGEX ini. Industri kreatif sedang berkembang, sehingga sangat bagus bagi Kota Padang untuk mengikuti perkembangan tersebut. Bagi generasi muda, yang penting adalah memiliki ketertarikan dan kemauan untuk terus belajar karena dunia kreatif membutuhkan proses dan keinginan untuk menghasilkan karya yang lebih baik," ujar Rinaldo.

Baca Juga: Kota Padang Prioritaskan Normalisasi Sungai 2 Juta Meter Kubik untuk Kurangi Risiko Banjir

PIAGEX juga menjadi ajang bagi sekolah-sekolah di Kota Padang untuk menampilkan karya siswa.

SMP Negeri 30 Padang melalui komunitas Cyber Thirty Hub mengikuti kompetisi Game Development, Coding Block Game, serta pameran karya siswa.

Guru pendamping Novia Indra mengatakan sekolah telah melakukan pembinaan melalui kelas animasi hingga menghasilkan lima produk game. Dua tim berhasil lolos pada turnamen Game Development.

"Dari proses pembinaan, kami menghasilkan lima produk game dan dua tim berhasil lolos dalam turnamen Game Development. Kami sangat berterima kasih kepada pihak UNP dan PIAGEX yang telah memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengeksplorasi potensi dan bakat mereka di bidang animasi serta pengembangan game," kata Novia.

Sementara itu, SMP Maria mengirim dua tim dalam kompetisi pengembangan game, yakni RG2 yang mengembangkan game edukasi dan Germada yang membuat game bertema petualangan.

Kepala SMP Maria Friska Samosir mengatakan keikutsertaan siswa dalam PIAGEX menjadi pengalaman untuk memanfaatkan teknologi digital secara produktif.

"Kami sangat mendukung PIAGEX karena kegiatan ini menjadi bentuk pemanfaatan digitalisasi di sekolah. Anak-anak tidak hanya menggunakan gawai untuk bermain, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk hobi, menyalurkan minat dan bakat, serta menghasilkan karya. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda tahunan agar semakin banyak sekolah dan anak-anak yang berpartisipasi," ujarnya.

Baca Juga: 21 Persen Anak di Sumbar Pernah Alami Kekerasan, Ini Alarm bagi Semua Pihak

PIAGEX 2026 mempertemukan dunia pendidikan, komunitas kreatif, dan industri dalam satu kegiatan untuk mendukung pengembangan talenta muda di bidang animasi, coding, dan pengembangan game di Kota Padang.(*)

Editor : Heri Sugiarto
PIAGEX 2026 Padang International Animation and Game Expo industri kreatif Padang game animasi