PADEK.JAWAPOS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada lima penerima manfaat di Provinsi Sumatera Barat, Senin (27/7/2026).
Total bantuan yang disalurkan mencapai lebih dari Rp77 juta untuk mendukung pembangunan sarana pendidikan, rumah ibadah, serta pemberdayaan masyarakat.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Selain mendukung layanan transportasi, KAI juga berupaya berkontribusi terhadap pembangunan sosial, pendidikan, keagamaan, dan pelestarian lingkungan.
Lima penerima manfaat Program TJSL tahun ini meliputi bantuan pembangunan Panti Asuhan Sahabat Yatim Dhuafa sebesar Rp20.390.496, pembangunan Masjid Al Hidayah senilai Rp20.460.000, pembangunan Musholla Ukhwatun Hasanah sebesar Rp10.500.000.
Rehabilitasi lapangan olahraga SDN 19 Kampung Baru melalui Program KAI Edufriend senilai Rp14.560.000, serta bantuan mesin potong rumput untuk Kelurahan Tanjung Aua Nan XX sebesar Rp11.200.000.
Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat sekaligus Anggota Komite TJSL, Reza Shahab, mengatakan Program TJSL menjadi wujud komitmen perusahaan dalam menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"Setiap bantuan yang kami salurkan diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Baik melalui peningkatan fasilitas pendidikan, pembangunan sarana ibadah, maupun dukungan terhadap kebutuhan lingkungan, seluruhnya merupakan bagian dari komitmen KAI untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan," ujar Reza.
Total Penyaluran TJSL 2026 Capai Rp354 Juta
Reza menjelaskan, sepanjang 2025 KAI Divre II Sumbar telah menyalurkan dana Program TJSL sebesar Rp1.077.864.151. Sementara hingga akhir Juli 2026, total bantuan TJSL yang telah disalurkan mencapai Rp354.210.000.
Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.
Menurut Reza, penyaluran bantuan merupakan bagian dari upaya KAI agar keberadaan perusahaan memberikan manfaat yang lebih luas di luar layanan transportasi.
"Melalui Program TJSL, kami berharap setiap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. KAI akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat," katanya.
Sementara itu, Lurah Tanjung Aua Nan XX, Elia Roza, mengapresiasi kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap masyarakat melalui bantuan mesin potong rumput yang dinilai akan mendukung pemeliharaan kebersihan lingkungan.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat dan akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pemeliharaan lingkungan di Kelurahan Tanjung Aua Nan XX. Semoga sinergi yang baik ini dapat terus terjalin di masa mendatang," ujar Elia.
Selain menjalankan berbagai program sosial, KAI Divre II Sumbar juga mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan aset perkeretaapian dan meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perjalanan kereta api.
Menurut Reza, partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung operasional kereta api yang aman, andal, dan berkelanjutan.(*)
Editor : Hendra Efison