Masih Ada 79.800 Anak Belum Punya KIA, Pemko Padang Hadirkan Layanan Jemput Bola

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 16:42 WIB
Peluncuran layanan berlangsung di Lapangan Olahraga SMP Negeri 28 Padang, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026), (Foto: Diskominfo)
Peluncuran layanan berlangsung di Lapangan Olahraga SMP Negeri 28 Padang, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026), (Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Padang meluncurkan layanan jemput bola pembuatan Kartu Identitas Anak (KIA) sebagai upaya mempercepat kepemilikan identitas bagi anak-anak di Kota Padang. Program tersebut ditargetkan mampu menjangkau sekitar 79.800 anak yang hingga kini belum memiliki KIA.

Peluncuran layanan berlangsung di Lapangan Olahraga SMP Negeri 28 Padang, Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji, Rabu (29/7/2026), dan ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang mengenai pelayanan KIA.

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan layanan jemput bola KIA merupakan langkah strategis untuk mendukung terwujudnya visi pembangunan Kota Padang sebagai Smart City.

Menurutnya, transformasi digital pemerintahan harus didukung data kependudukan yang akurat, lengkap, dan berkualitas.

"Kita ingin pendidikan menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Smart City seperti yang sudah kita lakukan dalam Program Unggulan (Progul) Smart Surau. Tanpa didukung data yang mumpuni, hal tersebut tidak akan pernah terwujud," ujar Fadly Amran.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang tengah membangun konsep One Big Data yang membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk percepatan kepemilikan KIA dan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

"Kita saat ini sedang berjuang membangun konsep One Big Data. Saya berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menyelesaikan kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kota Padang," katanya.

Fadly menyebutkan, masih terdapat sekitar 79.800 anak di Kota Padang yang wajib memiliki KIA. Karena itu, ia meminta Disdukcapil bersama seluruh pihak terkait mempercepat pencapaian target kepemilikan KIA.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan menjelaskan, berdasarkan data kependudukan Semester II Tahun 2025, jumlah penduduk Kota Padang mencapai 961.910 jiwa, terdiri dari 480.190 laki-laki dan 481.720 perempuan.

Dari jumlah tersebut, kepemilikan KTP elektronik telah mencapai 680.270 orang atau 99,16 persen dari total penduduk wajib KTP.

Untuk kepemilikan KIA, tercatat 186.200 anak atau sekitar 70 persen dari total 266.000 anak wajib KIA telah memiliki kartu identitas tersebut. Dengan demikian, masih terdapat sekitar 79.800 anak atau 30 persen yang belum memiliki KIA.

Menurut Ances, KIA tidak hanya berfungsi sebagai identitas resmi anak, tetapi juga memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai layanan publik, seperti layanan perbankan, kesehatan, pendidikan, hingga perlindungan anak.

Ia menambahkan, layanan jemput bola menjadi salah satu strategi untuk mempercepat peningkatan cakupan kepemilikan KIA di Kota Padang.

"Kita menargetkan menjelang akhir tahun ini capaian KIA di Kota Padang sudah mencapai 100 persen. Hal ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Melayani," ujar Ances.

Peluncuran layanan jemput bola KIA turut dihadiri Kepala Disdukcapil Provinsi Sumatera Barat Besri Rahmad, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova, Kepala SMP Negeri 28 Padang Zumfiardi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, serta para pemangku kepentingan terkait.

Melalui layanan ini, Pemerintah Kota Padang berharap proses penerbitan KIA dapat menjangkau lebih banyak anak sehingga target kepemilikan identitas anak secara menyeluruh dapat tercapai sekaligus mendukung penguatan sistem data kependudukan daerah.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Jemput Bola KIA Padang Kartu Identitas Anak Padang fadly amran Disdukcapil Kota Padang Smart City Padang