Bofet Kang Bur di Simpang Haru Padang Terbakar, Damkar Kerahkan 4 Armada dan 40 Personel

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 21:00 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memadamkan api yang menghanguskan Bofet Kang Bur di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Rabu (29/7/2026) malam.
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memadamkan api yang menghanguskan Bofet Kang Bur di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Rabu (29/7/2026) malam.

PADEK.JAWAPOS.COM – Kebakaran menghanguskan Bofet Kang Bur di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Simpang Haru, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Rabu (29/7/2026) malam.

Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengerahkan empat unit mobil pemadam dan 40 personel untuk mengendalikan api sehingga kebakaran berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.00 WIB tanpa menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima pada pukul 19.32 WIB.

Dua menit kemudian, petugas langsung bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian pada pukul 19.41 WIB.

"Setelah menerima laporan, kami segera menerjunkan personel dan unit ke lokasi. Proses pemadaman berhasil diselesaikan sekitar pukul 20.00 WIB," kata Rinaldi.

Ia menjelaskan, lokasi kebakaran berjarak sekitar 3,9 kilometer dari Markas Komando (Mako) 113 Damkar Kota Padang.

Bangunan yang terbakar merupakan bofet atau kedai mi rebus milik Burhani (81) yang dikenal masyarakat dengan sapaan Kang Bur.

Berdasarkan keterangan petugas, kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang saksi melihat kobaran api besar dari tempat usaha tersebut. Saksi kemudian melaporkan kejadian itu kepada Dinas Damkar Kota Padang.

"Saksi melihat api besar dari tempat jualan makan di Simpang Haru, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kami," ujar Rinaldi.

Satu Bangunan Hangus, Penyebab Masih Diselidiki

Rinaldi menyebutkan, penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan. Pihaknya belum dapat memastikan sumber api karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Akibat peristiwa tersebut, satu petak bangunan bofet berukuran sekitar 5 x 8 meter persegi hangus terbakar.

Sebanyak lima orang penghuni terdampak langsung, namun seluruhnya berhasil menyelamatkan diri.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri," kata Rinaldi.

Dinas Damkar Kota Padang memperkirakan kerugian material akibat kebakaran mencapai sekitar Rp2 juta. Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan petugas diperkirakan bernilai sekitar Rp800 juta.

Tiga Bangunan Sempat Terancam

Selain menghanguskan satu bangunan, kebakaran juga berpotensi merambat ke tiga bangunan lain di sekitar lokasi. Area yang berisiko terdampak diperkirakan mencapai sekitar 20 x 15 meter persegi.

Dari hasil pendataan sementara, satu unit toko mengalami kerusakan berat. Tidak terdapat bangunan lain yang mengalami kerusakan ringan maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian tersebut.

Dalam proses pemadaman, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan empat armada dengan total 40 personel.

Penanganan di lokasi juga mendapat dukungan dari personel TNI, Polri, serta unsur Kecamatan Padang Timur untuk membantu pengamanan kawasan.

"Kami berterima kasih atas kerja sama semua pihak, baik TNI, Polri, maupun pemerintah kecamatan, sehingga penanganan kebakaran ini dapat berjalan lancar dan cepat," ujar Rinaldi.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran Bofet Kang Bur di Simpang Haru masih dalam penyelidikan pihak berwenang.(*)

 

Editor : Hendra Efison
Bofet Kang Bur Simpang Haru kebakaran Simpang Haru Damkar Kota Padang Kebakaran Padang