PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kecamatan Koto Tangah terus mengoptimalkan pendataan dan verifikasi Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) guna mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang adil, transparan, dan tepat sasaran.
Hingga Kamis (30/7/2026), sebanyak 17.221 Kartu Keluarga (KK) dari 13 kelurahan telah terdaftar dalam sistem Perlinsos dengan dukungan 294 agen aktif yang membantu proses pendataan di tengah masyarakat.
Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Koto Tangah, Wahyudi Edwar, mengatakan keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk memastikan validitas data penerima manfaat program perlindungan sosial.
Berdasarkan data Perlinsos, pada kategori Program Keluarga Harapan (PKH) tercatat 15.233 KK yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, 3.786 KK berpotensi layak, 11.417 KK tidak layak, dan 30 KK masih dalam proses verifikasi.
Sementara itu, pada kategori Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) terdapat 16.847 KK yang terdaftar, terdiri atas 9.453 KK berpotensi layak, 7.362 KK tidak layak, dan 32 KK masih dalam proses verifikasi.
Program Perlinsos ditujukan bagi keluarga atau individu yang masuk kategori prasejahtera, rentan miskin, atau terdampak kondisi sosial-ekonomi tertentu, dengan mengacu pada kriteria Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Wahyudi mengimbau masyarakat agar proaktif melakukan pengecekan dan pendaftaran data melalui mekanisme resmi yang telah disediakan pemerintah untuk mendukung penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.
"Dalam rangka memastikan penyaluran bantuan sosial dan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak, kami mengimbau masyarakat untuk proaktif melakukan pengecekan dan pendaftaran data diri melalui mekanisme resmi yang telah disediakan oleh pemerintah," kata Wahyudi.
Sesuai imbauan Pemerintah Kota Padang, masyarakat juga diminta secara berkala memantau status kepesertaan bantuan melalui kanal resmi Kementerian Sosial maupun papan pengumuman yang tersedia di kantor kelurahan masing-masing.
Wahyudi berharap seluruh elemen masyarakat dapat berpartisipasi dalam mendukung akurasi data sehingga penyaluran bantuan sosial berlangsung adil, transparan, dan tepat sasaran.
"Mari bersama-sama kita wujudkan penyaluran bantuan sosial yang adil, transparan, dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.(*)