Pembongkaran Bangkai Kapal di Batang Arau Dikebut, Dukung Selaju Sampan HJK Padang ke-357

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 08:08 WIB
Pembongkaran bangkai kapal di Sungai Batang Arau untuk mendukung kelancaran Selaju Sampan pada Hari Jadi Kota Padang ke-357.(Foto: Diskominfo)
Pembongkaran bangkai kapal di Sungai Batang Arau untuk mendukung kelancaran Selaju Sampan pada Hari Jadi Kota Padang ke-357.(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Empat bangkai kapal di Sungai Batang Arau dibongkar sebagai upaya memastikan jalur Selaju Sampan aman dan lancar pada rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357. Pembongkaran dilakukan petugas Kelurahan Batang Arau bersama Dinas PUPR dan Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera Barat.

Lurah Batang Arau, Khosyi Mudhoffar, mengatakan pembongkaran dilakukan secara kolaboratif bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang serta Kementerian PUPR melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera Barat.

Menurutnya, empat bangkai kapal yang dibongkar berada di jalur sungai yang akan digunakan untuk pelaksanaan Selaju Sampan sehingga dinilai berpotensi mengganggu kelancaran maupun keselamatan kegiatan.

"Mendukung acara Selaju Sampan yang merupakan rangkaian HJK Padang ke-357, kami salah satunya melakukan pembongkaran bangkai kapal yang ada di sepanjang jalur sungai yang nantinya digunakan untuk acara Selaju Sampan," kata Khosyi di Batang Arau, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, selain mendukung penyelenggaraan Selaju Sampan, pembongkaran bangkai kapal juga bertujuan menjaga kebersihan dan kondisi Sungai Batang Arau.

"Tujuan dilakukannya pembongkaran kapal ini yaitu yang pertama untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Selaju Sampan, dan yang kedua melakukan perawatan serta menjaga kebersihan sungai. Kegiatan ini kita lakukan bersama Dinas PUPR dan juga bekerja sama dengan BWS V Sumatera Barat," ujarnya.

Khosyi menegaskan seluruh tahapan pembongkaran telah dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Sebelum pekerjaan dilakukan, pihak kelurahan lebih dahulu melaksanakan mediasi, sosialisasi, serta menyusun surat pernyataan sebagai bagian dari legalitas administrasi bersama para pemilik bangkai kapal.

"Dalam melaksanakan pembongkaran kapal, kami melakukan mediasi dan sosialisasi kepada masyarakat pemilik bangkai kapal, dan juga membuat surat pernyataan untuk memastikan legalitas administrasi kegiatan yang kami lakukan," katanya.

Ia memastikan proses pembongkaran berlangsung secara kondusif karena mendapat persetujuan dari para pemilik kapal tanpa unsur paksaan.

Pembongkaran dijadwalkan berlangsung hingga 4 Agustus 2026, sehingga seluruh pekerjaan ditargetkan selesai sebelum rangkaian peringatan HJK Padang ke-357 dimulai.

"Pembongkaran sudah kita lakukan mulai tanggal 15 Juli sampai tanggal 4 Agustus, dan itu ada empat buah kapal yang kita lakukan pembongkaran karena memang kapal tersebut dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan kegiatan nantinya," tutur Khosyi.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Hari Jadi Kota Padang 357 HJK Padang Pembongkaran bangkai kapal Selaju Sampan Batang Arau