Kebakaran Rumah dan Toko di Dadok Tunggul Hitam, Kerugian Capai Rp750 Juta

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 12:26 WIB
Petugas Dinas Damkar Kota Padang berupaya memadamkan api yang menghanguskan rumah dan toko di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026).
Petugas Dinas Damkar Kota Padang berupaya memadamkan api yang menghanguskan rumah dan toko di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM–Kebakaran melanda sebuah bangunan rumah hunian sekaligus toko di Jalan Asra 1 Nomor 22, RT 001/RW 005, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Senin (3/8/2026). Peristiwa ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp750 juta.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan bahwa laporan kebakaran diterima pihaknya pukul 11.08 WIB.

Tim reaksi cepat langsung diberangkatkan dari markas pada waktu yang sama dan tiba di lokasi kejadian pukul 11.18 WIB, setelah menempuh jarak sekitar 7,4 kilometer.

"Petugas kami bergerak cepat begitu laporan masuk. Proses pemadaman berhasil kami selesaikan pukul 11.55 WIB, sehingga api tidak sempat menjalar lebih luas ke permukiman warga di sekitarnya," kata Rinaldi.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kebakaran bermula saat seorang saksi mata melihat percikan api dan kepulan asap dari arah bangunan rumah yang kemudian diketahui merupakan milik Zulkifli (68).

Saksi tersebut, Irwan (63), yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sekaligus menjabat sebagai ketua RT setempat, segera melaporkan kejadian itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.

"Untuk penyebab pastinya, kami belum bisa memastikan karena masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang," ujar Rinaldi.

Rinaldi menyebutkan bahwa kondisi di lapangan sempat menyulitkan proses evakuasi dan pemadaman karena akses jalan menuju lokasi tergolong sempit, ditambah kepadatan bangunan di kawasan tersebut serta banyaknya warga yang berkerumun menyaksikan kejadian.

Kebakaran ini berdampak langsung pada satu unit bangunan yang berfungsi sebagai rumah hunian sekaligus toko PMD. 

Bangunan tersebut dihuni oleh dua kepala keluarga dengan total sembilan orang penghuni.

Rinaldi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar," ujar Rinaldi.

Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp750 juta.

Rinaldi merinci, kerusakan berat terjadi pada satu unit bangunan rumah dan toko PMD, dua unit mobil, satu unit sepeda motor, serta satu unit becak motor yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Selain kerugian yang telah terjadi, kebakaran ini sempat mengancam empat bangunan lain di sekitarnya dengan luas area terdampak diperkirakan mencapai 1.000 meter persegi. 

Berkat penanganan cepat tim Damkar, aset warga senilai sekitar Rp1 miliar berhasil diselamatkan dari amukan api.

Untuk menangani kebakaran ini, Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan sembilan unit armada pemadam kebakaran beserta 80 personel.

Rinaldi mengatakan jumlah armada dan personel yang cukup besar ini sengaja diturunkan mengingat kepadatan bangunan di lokasi kejadian yang berpotensi memperbesar risiko penjalaran api.

"Kami mengerahkan sembilan armada dan 80 personel karena melihat kondisi bangunan yang padat dan akses jalan yang sempit. Ini menjadi pertimbangan utama agar penanganan bisa dilakukan secara maksimal dan cepat," kata Rinaldi.

Ia menambahkan, sinergi antara petugas di lapangan dan kesigapan warga dalam memberikan informasi awal turut mempercepat proses pemadaman, sehingga api tidak sempat meluas ke bangunan-bangunan di sekitarnya.

Menyusul kejadian ini, Rinaldi mengimbau masyarakat Kota Padang, khususnya yang tinggal di kawasan permukiman padat penduduk, untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran. 

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada dan segera melapor ke petugas Damkar apabila melihat tanda-tanda awal kebakaran seperti asap atau percikan api. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang kami mencegah kerugian yang lebih besar," tutur Rinaldi. (cc1)

Editor : Hendra Efison
kebakaran Padang 2026 kebakaran Dadok Tunggul Hitam kebakaran rumah dan toko