Padang dan Hildesheim Perbarui Kerja Sama Sister City, Fokus Revitalisasi Batang Arau, Pariwisata Hijau dan SDM

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 14:50 WIB
Fadly Amran (kanan) dan Ingo Meyer menandatangani pembaruan MoU Sister City Padang-Hildesheim di Balai Kota Padang, 5 Agustus 2026. (Foto: Diskominfo)
Fadly Amran (kanan) dan Ingo Meyer menandatangani pembaruan MoU Sister City Padang-Hildesheim di Balai Kota Padang, 5 Agustus 2026. (Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim, Jerman, memperbarui Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City yang telah terjalin selama 38 tahun.

Pembaruan tersebut menandai komitmen kedua kota untuk memperkuat kolaborasi di bidang lingkungan, pariwisata berkelanjutan, pendidikan, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan pembaruan LoI dan MoU berlangsung di Aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu (5/8/2026), yang dilakukan oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer.

Baca Juga: Pemko Padang Matangkan HJK ke-357, Jembatan Hildesheim Siap Diresmikan sebagai Simbol Sister City

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Punjul Setya Nugraha, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Arydi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan GIZ, delegasi Pemerintah Kota Hildesheim, serta tamu undangan lainnya.

Fadly Amran mengatakan hubungan Sister City antara Padang dan Hildesheim telah terjalin sejak 1988.

Menurutnya, kemitraan tersebut terus berkembang berlandaskan semangat saling menghormati, saling belajar, dan memiliki visi bersama untuk masa depan.

"Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota," jelas Fadly.

Baca Juga: Blue Ocean Minang Run 2026 Gelar Aksi Tanam Mangrove di Teluk Buo Padang, Peserta Dapat E-Sertifikat Gratis

Ia menjelaskan, terdapat dua program prioritas yang akan menjadi fokus kerja sama dalam lima tahun mendatang.

Prioritas pertama adalah revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.

Prioritas kedua ialah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi alam dan budaya Minangkabau melalui konsep pariwisata rendah karbon yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) melalui program pertukaran pelajar, magang vokasi, peningkatan kapasitas tenaga pendidik, serta pengembangan kompetensi tenaga keperawatan dan pertukaran pengetahuan di sektor kesehatan.

Fadly menilai pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang.

"Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan," katanya.

Baca Juga: Padang Sibersih Resmi Diluncurkan, Fadly Amran Ajak Warga Terapkan Budaya Hidup Bersih Menuju Kota Gastronomi Dunia

Sementara itu, Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Padang dalam kunjungan keduanya ke ibu kota Provinsi Sumatera Barat tersebut.

"Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan," ujar Ingo.

Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri RI, Punjul Setya Nugraha, menegaskan Kementerian Luar Negeri akan terus mendukung implementasi kerja sama tersebut agar menjadi contoh kemitraan antarkota antara Indonesia dan Jerman.

Baca Juga: KAI Sumbar Periksa Jalur Kereta Padang–Bukit Putus, Antisipasi Gangguan Cuaca Ekstrem

"Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota," kata Punjul.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Sister City Padang Hildesheim kerja sama Padang Jerman fadly amran Batang Arau Ingo Meyer