PADEK.JAWAPOS.COM –Wali Kota Padang Fadly Amran menilai semangat perjuangan yang tercermin dalam Festival Pawai Telong-Telong dapat menjadi energi positif bagi masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan akibat bencana yang melanda Kota Padang beberapa waktu terakhir.
Pesan tersebut disampaikan Fadly saat membuka Festival Pawai Telong-Telong di kawasan Pantai Cimpago, Kamis (6/8/2026) malam, yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357.
Menurut Fadly, festival tersebut tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, tetapi juga memiliki makna historis karena mengingatkan masyarakat terhadap semangat perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan Indonesia.
Nilai perjuangan itu, kata dia, relevan untuk membangkitkan optimisme masyarakat setelah Kota Padang menghadapi berbagai tantangan akibat bencana.
“Tumpah ruah warga, semangat para peserta, dan antusiasme para tamu undangan semuanya bersatu memeriahkan kegiatan kota kita tercinta. Ini adalah bentuk nyata dukungan kita terhadap visi dan misi kejayaan Kota Padang,” ujar Fadly.
Gotong Royong Jadi Modal Pemulihan Kota Padang
Fadly menyebut semangat gotong royong yang terlihat dalam festival menjadi modal sosial penting untuk mempercepat pemulihan sekaligus mendorong pembangunan Kota Padang ke depan.
Ia berharap berbagai program pembangunan yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Padang bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun pemerintah pusat dapat berjalan sesuai rencana.
“Kita berharap seluruh program pembangunan yang saat ini sedang berproses, baik oleh Pemerintah Kota Padang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, maupun pemerintah pusat, dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Festival Pawai Telong-Telong sendiri dihadiri ribuan masyarakat. Berbagai elemen peserta menampilkan kreasi arak-arakan, dekorasi khas Minangkabau, serta simbol-simbol perjuangan yang menggambarkan sejarah, seni budaya, dan potensi unggulan dari setiap kecamatan di Kota Padang.
PT Semen Padang Dukung Pelestarian Budaya
PT Semen Padang turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut. Keikutsertaan perusahaan menjadi bagian dari dukungan dunia usaha terhadap perayaan HJK Padang ke-357 dan penguatan kebersamaan masyarakat.
Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris mengatakan perusahaan tidak hanya hadir sebagai entitas bisnis, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial dan budaya masyarakat Kota Padang.
Menurut Idris, partisipasi dalam kegiatan budaya tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan, termasuk pelestarian budaya, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan identitas lokal.
Selain membawa pesan perjuangan dan kebersamaan, Festival Pawai Telong-Telong juga menjadi pembuka rangkaian HJK Padang ke-357 dengan tema “Taste of Padang Experience: Road to Gastronomy City”.
Bagi Fadly, semangat masyarakat yang terlihat dalam festival diharapkan terus menjadi kekuatan dalam menjalankan pembangunan dan pemulihan Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison