Sempat Minta Diantar Berobat, Pria di Padang Ditemukan Tewas 4 Hari Kemudian

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 17:17 WIB
Petugas Polsek Kototangah dan Tim Identifikasi Polresta Padang mengevakuasi jenazah pria berinisial Y (54) yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Pasia Kandang, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Padang, Minggu (9/8/2026).
Petugas Polsek Kototangah dan Tim Identifikasi Polresta Padang mengevakuasi jenazah pria berinisial Y (54) yang ditemukan tewas di dalam rumahnya di Pasia Kandang, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Padang, Minggu (9/8/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM– Seorang pria berinisial Y (54), pengemudi ojek di Kota Padang, ditemukan meninggal dunia di rumahnya di kawasan Pasia Kandang, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah, Minggu (9/8/2026) pagi.

Korban ditemukan setelah warga mencium aroma menyengat dari arah rumahnya sekitar pukul 09.10 WIB. Sebelumnya, korban diketahui sempat menghubungi anak-anaknya pada Rabu (5/8/2026) untuk meminta diantarkan berobat.

Namun, keluarga belum sempat mendampingi korban untuk berobat. Setelah komunikasi pada Rabu tersebut, pihak keluarga tidak lagi dapat menghubungi korban.

Warga Curiga karena Bau Menyengat

Peristiwa penemuan korban bermula ketika seorang warga berinisial H (63) mendeteksi bau menyengat dari arah rumah Y.

H kemudian berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Pasie Nan Tigo, Bripka Syahril, pengurus RT/RW, Babinsa, serta masyarakat untuk mengecek kondisi rumah korban.

Petugas dan warga sempat mengetuk pintu rumah berulang kali. Namun, tidak ada respons dari dalam rumah.

Bhabinkamtibmas kemudian membuka paksa pintu untuk memastikan kondisi korban. Saat pintu terbuka, Y ditemukan dalam posisi terlentang dan telah mengeluarkan bau yang sangat tajam.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian untuk penanganan lebih lanjut.

Polisi Evakuasi Jenazah ke RS Bhayangkara

Kapolsek Koto Tangah Kompol Afrino mengatakan, pihaknya langsung merespons laporan yang diterima dari personel di lapangan.

"Setelah menerima informasi dari anggota di lapangan, kami segera memerintahkan Perwira Pengawas (Pawas), personel SPKT Polsek Koto Tangah, serta Tim Identifikasi Polresta Padang untuk mendatangi dan mengamankan lokasi kejadian," kata Kompol Afrino, Minggu (9/8/2026).

Personel Polsek Koto Tangah kemudian melakukan pengamanan lokasi dan membantu proses identifikasi awal bersama Tim Identifikasi Polresta Padang.

Setelah olah tempat kejadian perkara (TKP) selesai, jenazah Y dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Padang untuk keperluan visum.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban diketahui tinggal seorang diri setelah bercerai dengan istrinya.

Pihak keluarga kemudian menolak pemeriksaan visum lebih lanjut karena meyakini korban mengalami sakit jantung. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani pihak keluarga.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan kembali kepada keluarga untuk disemayamkan dan dimakamkan.(*)

Editor : Hendra Efison
pria tewas di Padang penemuan mayat padang pria ditemukan tewas Koto Tangah Pasie Nan Tigo