PADEK.JAWAPOS.COM– PT Semen Padang mengingatkan peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) 2026 agar tidak menjadikan sertifikat sebagai tujuan utama selama menjalani program magang.
Peserta diminta memanfaatkan masa magang sebagai kesempatan untuk memahami dunia kerja secara langsung, termasuk membangun kemampuan komunikasi, kolaborasi, penyelesaian masalah, disiplin, dan integritas.
Pesan tersebut disampaikan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, saat pembekalan peserta MagangHub Kemenaker 2026 di Club House Semen Padang, Senin (10/8/2026).
Magang Bukan Sekadar Mengejar Sertifikat
Win mengatakan pengalaman yang diperoleh peserta selama enam bulan di lingkungan industri harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Menurutnya, pengalaman di bangku kuliah memiliki karakter berbeda dengan praktik langsung di dunia kerja. Karena itu, peserta perlu aktif menggali pengalaman dan pengetahuan selama mengikuti program.
"Selamat datang dan selamat kepada adik-adik yang telah terpilih mengikuti program magang ini. Jadikanlah masa enam bulan ini sebagai kesempatan yang sangat baik untuk benar-benar belajar dan memahami dunia kerja," ujar Win.
Ia menekankan, program magang tidak semata-mata ditujukan untuk memperoleh sertifikat.
Peserta perlu memahami bagaimana bekerja dengan target, berkomunikasi dengan rekan kerja, berkolaborasi dalam tim, mengambil keputusan, menyelesaikan masalah, serta menjaga disiplin dan integritas.
Peserta Diminta Proaktif
Selain memahami tugas yang diberikan, peserta MagangHub juga didorong untuk aktif selama berada di lingkungan kerja PT Semen Padang.
Win meminta peserta tidak hanya menunggu instruksi dari mentor. Mereka diharapkan berani bertanya, mencoba hal baru, memberikan solusi, dan menjadikan setiap tugas sebagai kesempatan untuk belajar.
"Jangan hanya menunggu diberikan perintah. Jadilah pribadi yang proaktif. Jemput setiap kesempatan, tugas, maupun pengalaman yang diberikan selama berada di lingkungan kerja," katanya.
Sikap proaktif tersebut dinilai penting agar peserta memperoleh pengalaman yang lebih luas selama enam bulan mengikuti program.
Win berharap pengalaman yang diperoleh selama MagangHub di PT Semen Padang dapat menjadi bekal bagi peserta untuk melanjutkan pendidikan, memasuki dunia profesional, maupun membangun karier pada masa mendatang.
Ia juga mengingatkan peserta untuk menjaga nama baik diri sendiri, almamater, dan perusahaan selama mengikuti program.
Mentor Buka Ruang Diskusi
Perwakilan mentor, Andra Novendri, mengatakan pendampingan peserta tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis pekerjaan.
Menurutnya, mentor juga memiliki tanggung jawab membantu peserta mengenal budaya kerja industri, termasuk profesionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan berkolaborasi.
"Kami membuka ruang diskusi seluas-luasnya agar adik-adik dapat bertanya, berdiskusi, dan mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin selama menjalani program," ujar Andra.
Program MagangHub Kemenaker 2026 di PT Semen Padang diikuti 40 peserta yang akan menjalani magang selama enam bulan di berbagai unit kerja perusahaan.
Para peserta sebelumnya melewati proses seleksi yang cukup ketat. PT Semen Padang membuka 47 posisi magang dan menerima sekitar 600 pelamar dari berbagai perguruan tinggi.
Dari jumlah tersebut, 500 pelamar mengikuti Tes Potensi Akademik (TPA), sementara 125 peserta melanjutkan ke tahap wawancara. Sebanyak 42 peserta dinyatakan lolos, tetapi dua peserta mengundurkan diri setelah memperoleh kesempatan bekerja di perusahaan lain. Dengan demikian, 40 peserta akhirnya mengikuti Program MagangHub Kemenaker 2026 di PT Semen Padang.(*)
Editor : Hendra Efison