PADEK.JAWAPOS.COM — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang, Dian Puspita, secara resmi membuka Lomba Ekspos Gerakan PKK dan Koordinator Dasawisma Berprestasi Tingkat Kota Padang Tahun 2026 di Balai Kota Padang, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang diikuti perwakilan 11 kelurahan dari 11 kecamatan di Kota Padang tersebut menjadi bagian dari upaya mengevaluasi sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.
Turut hadir Ketua Bidang I TP-PKK Kota Padang Sri Hayati, Kepala DP3AP2KB Kota Padang Boby Firman, serta Sekretaris TP-PKK Kota Padang Vanny Sri Rezki.
Evaluasi Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK
Dian Puspita mengatakan kegiatan ekspos menjadi tahap awal dalam rangkaian Lomba Gerakan PKK dan Koordinator Dasawisma Berprestasi Tahun 2026.
Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga ruang untuk memaparkan pelaksanaan program PKK di tengah masyarakat.
Baca Juga: SMAN 3 Bukittinggi Menang 31-8 atas SMAN 9 Padang di DBL West Sumatra 2026, Bersiap Lawan Don Bosco
“Melalui kegiatan ini, kita melihat sejauh mana program-program PKK telah dilaksanakan secara nyata, terukur, berkesinambungan, dan memberikan manfaat langsung bagi keluarga serta masyarakat,” kata Dian.
Ia menegaskan, penilaian tidak semata-mata berorientasi pada kelengkapan administrasi maupun kemampuan menyampaikan materi. Pelaksanaan program di lapangan, inovasi kader, partisipasi masyarakat, serta dampak nyata terhadap kesejahteraan keluarga menjadi bagian penting dalam penilaian.
Menurut Dian, Gerakan PKK harus terus hadir untuk membantu menjawab berbagai persoalan keluarga, mulai dari pendidikan, kesehatan, pengasuhan anak, ketahanan lingkungan, hingga ekonomi.
Dasawisma Dinilai Berperan di Tingkat Keluarga
Dalam kesempatan itu, Dian juga menyoroti peran kelompok Dasawisma yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Koordinator Dasawisma, menurutnya, tidak hanya menjalankan pendataan keluarga, tetapi juga berperan dalam menggerakkan gotong royong dan menyampaikan informasi pembangunan.
“Lomba Koordinator Dasawisma Berprestasi merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja nyata mereka. Kita berharap lahir koordinator yang inspiratif, inovatif, tertib administrasi, komunikatif, dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dian meminta seluruh peserta menyampaikan data dan fakta sesuai kondisi sebenarnya di lapangan. Ia mengingatkan agar tidak ada rekayasa yang dilakukan hanya untuk kepentingan perlombaan.
“Jangan sampai direkayasakan dan dimunculkan hanya saat lomba. Jika direkayasakan, justru Bapak dan Ibu sendiri yang nantinya akan kesulitan saat tim turun ke lapangan,” tegasnya.
Baca Juga: SMAN 7 Padang Menang Tipis atas MAN 2 Padang, Laga Sengit hingga Kuarter Akhir DBL West Sumatra 2026
Ia juga meminta tim penilai menjalankan tugas secara objektif, profesional, transparan, dan bertanggung jawab.
Penilaian Berlangsung Dua Hari
Sekretaris TP-PKK Kota Padang, Vanny Sri Rezki, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti oleh 11 kelurahan sebagai perwakilan dari 11 kecamatan di Kota Padang.
Penilaian berlangsung selama dua hari dan mencakup sesi ekspos serta wawancara mendalam di berbagai bidang.
Setelah tahapan ekspos, peserta akan disaring hingga terpilih lima besar untuk mengikuti peninjauan lapangan pada September 2026.
“Setelah tahapan ekspos kelurahan ini, kami akan menyaring hingga terpilih lima besar untuk dilakukan peninjauan lapangan pada September mendatang. Juara pertama nantinya akan mewakili Kota Padang di tingkat provinsi pada tahun depan,” kata Vanny.
Baca Juga: Derbi Ketat DBL West Sumatra 2026, SMAN 10 Padang Kalahkan SMAN 1 Padang 30-25
Dian berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda perlombaan. Praktik baik dan inovasi yang lahir dari pembinaan PKK diharapkan terus didokumentasikan dan diterapkan secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kota Padang.
“Mari kita jadikan momen ini untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan kualitas kader, serta menghidupkan kembali semangat gotong royong di tingkat keluarga demi mewujudkan keluarga Kota Padang yang sehat, sejahtera, mandiri, dan berkualitas,” pungkas Dian. (*)
Editor : Heri Sugiarto