PLN Siapkan Jaringan Listrik 324 Huntap di Padang, Tersebar di 2 Lokasi

Hendra Efison • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 11:00 WIB
PLN menyiapkan jaringan listrik untuk 324 Huntap di Padang yang tersebar di Kampung Sungkai Kecamatan Pauh, dan Kecamatan Kototangah bagi warga terdampak bencana.
PLN menyiapkan jaringan listrik untuk 324 Huntap di Padang yang tersebar di Kampung Sungkai Kecamatan Pauh, dan Kecamatan Kototangah bagi warga terdampak bencana.

PADEK.JAWAPOS.COM— PT PLN (Persero) UP3 Padang menyiapkan kebutuhan jaringan listrik untuk mendukung 324 hunian tetap (Huntap) bagi masyarakat Kota Padang yang terdampak bencana. Hunian tersebut tersebar di dua lokasi, yakni Kampung Sungkai, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, dan Bumi Perkemahan Koto Tangah, Kelurahan Balai Gadang.

Kesiapan jaringan listrik tersebut menjadi bagian dari kolaborasi PLN bersama Pemerintah Kota Padang dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) dalam mendukung pembangunan Huntap.

Peninjauan kesiapan lahan dan progres pembangunan Huntap dilakukan pada Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut sekaligus untuk memastikan kebutuhan infrastruktur pendukung, termasuk kelistrikan, dapat dipersiapkan sejalan dengan pembangunan hunian.

PLN Siapkan Listrik untuk 324 Huntap

Di Kampung Sungkai, Lambung Bukit, disiapkan lahan untuk pembangunan 183 unit Huntap. PLN UP3 Padang turut menyiapkan kebutuhan jaringan listrik agar hunian tersebut nantinya dapat memperoleh akses listrik untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Sementara di kawasan Bumi Perkemahan Koto Tangah, terdapat 141 unit Huntap tahap pertama. Dari jumlah tersebut, sekitar 90 unit rumah telah terbangun dan pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai pada November 2026.

Secara keseluruhan, dukungan kelistrikan PLN dipersiapkan untuk 324 hunian tetap di dua kawasan tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Barat Ririn Rachmawardini mengatakan kesiapan kelistrikan menjadi bagian penting untuk memastikan kawasan Huntap benar-benar dapat menjadi tempat masyarakat kembali membangun kehidupan.

“Bagi PLN, menghadirkan listrik di kawasan hunian tetap bukan sekadar menyiapkan jaringan dan gardu, tetapi memastikan masyarakat yang terdampak bencana dapat kembali menjalani kehidupan dengan lebih nyaman, aman, dan produktif,” ujar Ririn.

Listrik Dukung Aktivitas Warga

Menurut Ririn, PLN berkomitmen berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Kementerian PKP agar kebutuhan kelistrikan dapat dipersiapkan sejak awal dan selaras dengan pembangunan hunian.

Keberadaan listrik nantinya tidak hanya untuk penerangan, tetapi juga menunjang berbagai aktivitas masyarakat setelah menempati Huntap. Kebutuhan tersebut mencakup aktivitas keluarga, pendidikan anak, komunikasi dan informasi, penggunaan peralatan rumah tangga, hingga aktivitas ekonomi.

“Ketika masyarakat mendapatkan hunian yang layak sekaligus akses listrik yang andal, proses pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik rumah. Yang kita bangun adalah fondasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas, bekerja, belajar, mengembangkan usaha, dan menata kehidupan mereka dengan lebih baik,” katanya.

Huntap Disiapkan di Dua Lokasi

Peninjauan pembangunan Huntap tersebut turut diikuti sekitar 25 peserta dari unsur pemerintah dan PLN. Di antaranya Staff Ahli Kementerian PKP Bidang Pertanahan, Keterpaduan Pembangunan dan Tata Ruang Teddy Paul H. Siagian, Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, serta jajaran Pemerintah Kota Padang dan PLN UP3 Padang.

Kolaborasi lintas instansi tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga kesiapan infrastruktur pendukung.

Dengan dukungan jaringan listrik yang dipersiapkan sejak tahap pembangunan, Huntap di Kampung Sungkai dan Bumi Perkemahan Koto Tangah diharapkan nantinya memiliki infrastruktur energi yang mendukung masyarakat dalam kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.(*)

Editor : Hendra Efison
jaringan listrik Huntap 324 Huntap Padang Huntap warga terdampak bencana PLN Padang