PADEK.JAWAPOS.COM— Tim SAR Gabungan menemukan Josua Perkasa, 15, pelajar SMP yang tenggelam di Sungai Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari ketiga, Minggu (16/8/2026).
Komandan Tim Lapangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Riko Pradinata, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.05 WIB. Josua ditemukan di koordinat 1°4'48" Lintang Selatan - 100°16'19" Bujur Timur atau sekitar 8,8 mil laut dari lokasi kejadian atau Last Known Position (LKP).
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi ke posko. Selanjutnya, korban dibawa menggunakan ambulans menuju RSUP Dr. M. Djamil.
Empat Pelajar Terseret Arus
Peristiwa tersebut terjadi Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Empat pelajar mandi bersama teman-temannya di Sungai Batang Arau sepulang sekolah.
Warga sekitar kemudian melihat para pelajar terseret arus deras sungai. Pertolongan dilakukan warga dan tiga pelajar berhasil diselamatkan, sementara Josua belum ditemukan.
Tiga pelajar yang selamat yakni Orlen Ananta Purnama Gulo, 12, Rivaldo Laia, 13, dan Mai Putra Jaya Zega, 13. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Padang Selatan, begitu juga dengan Josua.
Informasi kejadian diterima Kantor SAR Padang dari Rusli, anggota Polairud Muara Padang, pada Jumat malam sekitar pukul 22.55 WIB.
Lokasi kejadian berada di sekitar koordinat 0°57'41.14" Lintang Selatan - 100°21'59.97" Bujur Timur. Jarak garis lurus dari Kantor SAR Padang sekitar 18 kilometer, sedangkan jarak tempuh darat sekitar 19 kilometer dengan estimasi waktu perjalanan kurang lebih satu jam.
Pencarian Dibagi Tiga SRU
Pencarian hari ketiga dimulai pukul 06.45 WIB dengan area pencarian sekitar dua kilometer. Tim membagi operasi menjadi tiga Satuan Reaksi Unit (SRU).
SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan Landing Craft Rubber (LCR) dari lokasi kejadian menuju titik A dengan jarak sekitar satu kilometer. Sementara SRU 2 menyisir menggunakan LCR dengan radius sekitar lima mil laut ke arah perairan laut Kota Padang.
Adapun SRU 3 menggunakan kapal karet Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 dengan radius sekitar 15 mil laut ke arah perairan laut Kota Padang sesuai rencana operasi.
Pencarian melibatkan 63 personel dari berbagai unsur. Mereka terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Polairud Polda Sumatera Barat, BPBD Kota Padang, Satrol, Brimobda, KSB, RRI, serta masyarakat sekitar.
Sejumlah peralatan turut dikerahkan, di antaranya Rescue Car Double Cabin, RIB 02, LCR beserta mesin tempel, peralatan SAR air, peralatan medis, dan peralatan komunikasi.
Setelah korban ditemukan, Tim SAR Gabungan melaksanakan debriefing sekitar pukul 08.30 WIB. Seluruh unsur kemudian kembali ke kesatuan masing-masing dan Kantor SAR Padang mengusulkan penutupan operasi pencarian dan pertolongan.
Selama pencarian, tidak ditemukan faktor penghambat yang berarti. Kondisi cuaca berawan dan disebut mendukung proses penyisiran dari aliran sungai hingga perairan laut Kota Padang.(*)
Editor : Hendra Efison