PADEK.JAWAPOS.COM— Satu unit hunian warga di Jalan Citandui Nomor 7A, RT 001 RW 001, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, terbakar pada Minggu sore (16/8/2026). Kebakaran menghanguskan satu kamar tidur dan menyebabkan kerugian material diperkirakan Rp50 juta.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 15.20 WIB. Armada pemadam kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 15.24 WIB.
Jarak dari pos armada terdekat ke lokasi kebakaran sekitar 850 meter. Penanganan berlangsung hingga api dinyatakan berhasil dikendalikan dan seluruh proses pemadaman selesai pada pukul 16.00 WIB.
Kepala Seksi Operasional Dinas Damkar Kota Padang Sutopo mengatakan, petugas menghadapi kondisi kawasan perumahan yang padat penduduk dengan akses jalan relatif sempit.
Meski demikian, personel yang diterjunkan dapat melakukan penanganan sehingga api tidak merembet ke bangunan di sekitar lokasi. Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan empat armada pemadam dan 58 personel untuk menangani kebakaran tersebut.
Api Pertama Kali Diketahui Warga
Kebakaran pertama kali diketahui Ratmi, 64, seorang ibu rumah tangga yang berada di sekitar lokasi. Ia melihat kepulan asap tebal keluar dari bagian atap hunian sebelum kemudian muncul kobaran api.
Melihat kondisi tersebut, Ratmi segera menghubungi Dinas Damkar Kota Padang untuk meminta bantuan. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengerahan Peleton B ke lokasi kejadian.
Hunian yang terbakar diketahui milik Erniati AB, 70, seorang pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Bagian yang mengalami kerusakan berat merupakan kamar berukuran sekitar 4x4 meter.
Rumah tersebut dihuni satu kepala keluarga dengan total enam anggota keluarga. Seluruh penghuni berhasil selamat dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut.
Tiga Bangunan Berhasil Terhindar dari Api
Penanganan petugas juga mencegah kobaran api meluas ke tiga unit bangunan di sekitar rumah yang terbakar. Luas area yang berpotensi terdampak mencapai 20x25 meter persegi.
Dari upaya pemadaman tersebut, aset bangunan dan properti dengan estimasi nilai Rp1,5 miliar berhasil diselamatkan dari ancaman kebakaran.
Hingga kini, penyebab kebakaran di hunian warga tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.(*)
Editor : Hendra Efison