FMI Sumbar Salurkan Bantuan untuk 40 KK Terdampak Banjir di Kampung Guo Padang

Tandri Eka Putra • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:02 WIB
FMI Sumbar menyalurkan bantuan untuk 40 KK atau 225 warga terdampak banjir Kampung Guo, Kuranji, Padang, berupa sembako, kompor, air mineral, dan makanan. (DOKUMENTASI PRIBADI)
FMI Sumbar menyalurkan bantuan untuk 40 KK atau 225 warga terdampak banjir Kampung Guo, Kuranji, Padang, berupa sembako, kompor, air mineral, dan makanan. (DOKUMENTASI PRIBADI)

PADEK.JAWAPOS.COM–Federasi Mountaineering Indonesia (FMI) Pengprov Sumatera Barat menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir hidrometeorologi yang melanda Kampung Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, pada 3 Agustus 2026 lalu.

Bantuan tersebut disalurkan lebih dari dua minggu setelah bencana dan menyasar 40 kepala keluarga (KK) atau sebanyak 225 warga yang terdampak banjir.

Ketua Umum FMI Pengprov Sumatera Barat, Didi Cahyadi Ningrat, mengatakan bantuan diberikan dengan mempertimbangkan kebutuhan warga dalam jangka waktu lebih panjang setelah bencana.

Baca Juga: PKM SURI-TERA UNP Dorong Pertanian Berkelanjutan dengan Teknologi Panel Surya

Sejumlah bantuan yang disalurkan berupa kompor dan tabung gas 3 kilogram, beras, gula, minyak goreng, air mineral, serta makanan siap santap.

Untuk makanan siap santap, bantuan diberikan sebanyak empat kali makan. Sementara air mineral disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum warga setelah banjir.

FMI Perhatikan Kebutuhan Warga Pascabanjir

Didi menjelaskan, penyaluran air mineral dan makanan siap santap dilakukan untuk membantu menjaga ketersediaan pangan dan air bersih bagi warga terdampak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Sumbar Kamis 20 Agustus 2026: 6 Kota Berawan, Bukittinggi Hujan Ringan

Menurutnya, kondisi pascabanjir membuat sumber air di sekitar lokasi bencana berpotensi tidak layak digunakan untuk konsumsi. Sementara makanan siap santap dapat membantu warga memenuhi kebutuhan makan sehari-hari tanpa harus memasak.

“Alhamdulillah, konsep kita ini didukung oleh BSI Maslahat, sebuah lembaga amil zakat nasional, sekaligus mitra strategis PT Bank Syariah Indonesia (BSI) sehingga mereka tak sungkan mengucurkan dana untuk kita salurkan berupa barang-barang yang dibutuhkan korban,” ujar Didi.

Ia menambahkan, FMI sengaja menyalurkan bantuan dalam rentang waktu yang cukup panjang setelah bencana. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan warga telah teridentifikasi sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat guna dan tepat sasaran.

Baca Juga: Teluk Katurai Diusulkan Jadi Hub Wisata Bahari Mentawai dari BIM

Bantuan Disalurkan Bertahap di Posko Kampung Guo

Bantuan kepada warga terdampak diserahkan secara bertahap melalui posko korban banjir di Kampung Guo, Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Penyaluran dilakukan oleh Hidayat, selaku Wakil Ketua FMI Pengprov Sumatera Barat, didampingi Deni Prima Kurnia sebagai koordinator kegiatan kemanusiaan tersebut.

Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ketua RT 02, Adenan Saputra, dan Ketua RT 04, Busra, menyampaikan terima kasih kepada FMI atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada warga terdampak banjir.

Baca Juga: Final Junior DBL Padang 2026: SMP Maria vs SMPN 1 di Putri, SMP Maria vs SMPN 8 di Putra

Bantuan berupa kebutuhan rumah tangga dan bahan pangan diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalani masa pemulihan setelah bencana.

Sungai Guo Meluap, Warga Sempat Terisolasi

Banjir yang melanda Kampung Guo terjadi setelah hujan deras mengguyur Kota Padang pada Senin, 3 Agustus 2026.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan Sungai Guo yang mengalir di kawasan permukiman meluap. Kondisi tersebut membuat akses jalan yang menjadi jalur keluar warga terendam banjir sehingga tidak dapat dilalui.

Baca Juga: Donor Darah Semen Padang Kumpulkan 326 Kantong untuk PMI Padang

Situasi itu menyebabkan masyarakat sempat terisolasi selama beberapa jam ketika debit air terus meningkat dan aliran Sungai Guo menggenangi kawasan permukiman.

Bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, puluhan kepala keluarga terdampak dan sejumlah warga harus menyelamatkan diri dari genangan banjir.

Sejumlah barang dan perabotan rumah tangga milik warga dilaporkan tersapu aliran banjir sehingga masyarakat membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa pemulihan.

Baca Juga: DJP Bongkar Sindikat Meterai Ilegal, Potensi Kerugian Negara Capai Rp1 Triliun

Penyaluran bantuan oleh FMI Sumbar bersama BSI Maslahat menjadi salah satu bentuk dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak sekaligus membantu memenuhi kebutuhan masyarakat setelah bencana. (*)

Editor : Adetio Purtama
FMI Sumbar Kampung Guo Kuranji bantuan