Pengurus PGRI Padang Dikukuhkan, Fadly Amran Titip 2 Target: Sekolah Global dan Digital

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:16 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran saat pengukuhan pengurus PGRI Kota Padang Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030 di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (26/8/2026).(Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang Fadly Amran saat pengukuhan pengurus PGRI Kota Padang Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030 di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (26/8/2026).(Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM – Wali Kota Padang Fadly Amran mengukuhkan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Padang Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030 di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Rabu (26/8/2026).

Fadly Amran yang juga Dewan Pembina PGRI Kota Padang mengukuhkan Iswardi sebagai Ketua PGRI Kota Padang bersama jajaran pengurus untuk masa bakti 2025-2030.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kota Padang, Ny. Dian Puspita Fadly Amran, dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Kota Padang oleh Ketua PGRI Sumatera Barat, Darmalis.

Pengukuhan tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang Yopi Krislova beserta jajaran, Ibunda Guru PGRI Kecamatan se-Kota Padang, serta sekitar 700 kepala sekolah dan guru SD dan SMP se-Kota Padang.

Fadly Amran Titip Dua Fokus Pendidikan

Fadly Amran meminta seluruh pengurus PGRI Kota Padang menjalankan amanah secara bertanggung jawab, berintegritas, dan profesional. Ia juga mendorong pengurus mengedepankan semangat pengabdian untuk memajukan pendidikan di Kota Padang.

Fadly menegaskan PGRI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan visi pendidikan Kota Padang. Salah satu fokusnya adalah mendorong sekolah agar mampu beradaptasi dengan perkembangan global dan teknologi.

"Ada dua fokus utama yang kita targetkan dalam lima tahun ke depan. Pertama, mendorong sekolah-sekolah di Kota Padang menjadi sekolah global atau internasional, dan kedua memperkuat transformasi sekolah digital," kata Fadly.

Kedua fokus tersebut tidak cukup hanya menjadi program pemerintah. Program itu juga perlu diterjemahkan ke dalam program kerja PGRI Kota Padang.

Karena itu, Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bersama PGRI perlu menyelaraskan peran dan program agar berjalan searah serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan.

"Saya titipkan dua hal, yakni sekolah digital dan sekolah internasional yang harus menjadi perhatian bersama. Target ini selaras dengan semangat Program Unggulan (Progul) Padang Juara dan Smart Surau," ujarnya.

Anggota PGRI Padang Bertambah Jadi 4.700 Guru

Sementara itu, Ketua PGRI Kota Padang Iswardi menyampaikan perkembangan organisasi setelah kepengurusan baru terbentuk.

Menurut Iswardi, PGRI Kota Padang kini telah membentuk 11 cabang PGRI di Kota Padang dan satu cabang khusus di Universitas PGRI Sumatera Barat.

Seiring perkembangan tersebut, jumlah anggota PGRI Kota Padang meningkat dari sekitar 2.300 menjadi 4.700 guru.

Iswardi juga berharap pengukuhan Ibunda Guru PGRI Kota Padang semakin membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat kesejahteraan, profesionalisme, dan perlindungan guru.

“Semakin terbuka ruang kolaborasi untuk memperkuat kesejahteraan, profesionalisme, dan perlindungan guru, sekaligus mendorong pemberdayaan serta peningkatan literasi guru dan tenaga kependidikan,” kata Iswardi.

Pengukuhan Pengurus PGRI Kota Padang Masa Bakti XXIII Tahun 2025-2030 tersebut menjadi momentum bagi organisasi guru untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, termasuk melalui pengembangan sekolah global dan transformasi sekolah digital.(*)

Editor : Heri Sugiarto
PGRI Kota Padang sekolah global Padang sekolah digital Padang PGRI Padang 2025-2030 fadly amran