PADEK.JAWAPOS.COM— PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memperkuat kesiapsiagaan 72 personel security melalui Pembinaan Security Tahun 2026 yang digelar Kamis–Jumat (27–28/8).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor KAI Divre II Sumatera Barat tersebut dipimpin Manajer Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Laut (P) Surya Ari Muryanto, CTMP., CHRMP, bersama Babin Polsuska Aiptu Roby Kentoro.
Pembinaan diarahkan untuk meningkatkan kedisiplinan, tanggung jawab, kewaspadaan, serta kepatuhan personel terhadap ketentuan dan prosedur dalam menjalankan tugas.
Personel security juga mendapat penekanan mengenai sikap, penampilan, dan etika saat bertugas.
Pelayanan kepada pelanggan dan pihak yang berada di lingkungan kerja KAI diminta tetap dilakukan secara humanis dan profesional.
“Security merupakan salah satu garda terdepan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman. Karena itu, setiap personel harus memiliki kedisiplinan, kesiapsiagaan, serta kemampuan untuk bertindak secara tepat sesuai prosedur,” ujar Surya.
Setelah pengarahan, 72 personel mengikuti pelatihan baris-berbaris (PBB). Latihan ini ditujukan untuk meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, ketanggapan, serta kemampuan menerima dan melaksanakan instruksi secara tepat, cepat, dan terkoordinasi.
Pembinaan kemudian dilanjutkan dengan Long March sejauh 8 kilometer dari Stasiun Pulau Air hingga Kodaeral II Padang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan fisik dan mental personel. Long March diarahkan untuk meningkatkan daya tahan fisik, ketangguhan mental, kedisiplinan, fokus, serta kekompakan antarpersonel.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab, mengatakan peningkatan kapasitas personel security berkaitan erat dengan kualitas pelayanan dan pengalaman pelanggan.
“Keamanan merupakan fondasi utama dalam memberikan pelayanan transportasi yang berkualitas. Ketika personel security memiliki disiplin, kesiapsiagaan, dan kemampuan komunikasi yang baik, maka hal tersebut akan turut membangun rasa aman dan nyaman bagi pelanggan,” kata Reza.
Menurut Reza, personel security juga menjadi bagian dari wajah perusahaan karena berinteraksi langsung dengan pelanggan dan masyarakat.
“Setiap interaksi personel dengan pelanggan merupakan bagian dari pengalaman mereka menggunakan layanan KAI. Sikap yang ramah, responsif, disiplin, dan profesional akan memberikan kesan positif sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap KAI,” ujarnya.
Pembinaan tersebut sekaligus menjadi momentum memperkuat koordinasi, kepemimpinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab personel dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan.
Reza berharap seluruh personel security semakin disiplin, sigap, tangguh, profesional, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas sehingga standar keamanan dapat berjalan beriringan dengan pelayanan kepada pelanggan.(*)
Editor : Hendra Efison