PADEK.JAWAPOS.COM— Gudang furniture di kawasan Perumahan Sumbar Mas Puri Berlindo, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, terbakar Jumat (28/8/2026) sore.
Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang mengerahkan tiga armada dan 50 personel untuk memadamkan api di kawasan permukiman padat tersebut.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 17.18 WIB.
Tim dari Peleton B langsung diberangkatkan dua menit kemudian dan tiba di lokasi pada pukul 17.29 WIB, setelah menempuh jarak sekitar 4,4 kilometer.
"Petugas kami dari Dinas Damkar Kota Padang langsung meluncur ke lokasi kejadian. Kendati harus menempuh jarak sekitar 4,4 kilometer dengan tantangan akses jalan yang sempit serta kerumunan warga di area padat perumahan, armada berhasil tiba di tempat kejadian perkara (TKP) pada pukul 17.29 WIB," ujar Rinaldi, Jumat malam.
Api pertama kali diketahui Anisa Maulita (43), seorang karyawan swasta, bersama warga lainnya, Yesi Mardiyanti (46). Keduanya melihat titik api disertai kepulan asap tebal dari dalam gudang sebelum warga menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas kemudian melakukan penanganan untuk memadamkan sekaligus melokalisasi api agar tidak menjalar ke bangunan di sekitar lokasi.
Setelah sekitar 41 menit penanganan, kobaran api berhasil dipadamkan dan dilokalisasi secara total pada pukul 18.10 WIB.
"Alhamdulillah, penanganan selesai pada pukul 18.10 WIB. Kerahkan 3 armada dan 50 personel dikerahkan penuh untuk mengisolasi area agar api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitarnya," kata Rinaldi.
Pendataan awal menunjukkan gudang berukuran 9 x 3 meter mengalami kerusakan berat. Kerugian materil akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Sementara itu, area terdampak seluas 20 x 20 meter beserta aset senilai sekitar Rp400 juta di sekitar lokasi berhasil diselamatkan dari kobaran api.
Dinas Damkar Kota Padang memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam kejadian tersebut. Tidak ada pula warga yang mengungsi akibat kebakaran.
Hingga kini, pemilik gudang furniture tersebut belum diketahui oleh warga sekitar. Sumber utama yang memicu percikan api juga masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.(*)
Editor : Hendra Efison