PWR IV 2026 di Bukittinggi Tak Sekadar Lari, Ada Pesan Culture Policing

Indra Saputra • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Police Women Run (PWR) IV 2026 yang digelar Polda Sumbar bersama Polresta Bukittinggi, Minggu (30/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polwan RI.
Police Women Run (PWR) IV 2026 yang digelar Polda Sumbar bersama Polresta Bukittinggi, Minggu (30/8/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polwan RI.

PADEK.JAWAPOS.COM — Police Women Run (PWR) IV 2026 yang digelar Polda Sumatera Barat bersama Polresta Bukittinggi, Minggu (30/8/2026), tak sekadar menjadi ajang olahraga.

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia itu membawa pesan culture policing untuk memperkuat kedekatan dan hubungan antara Polri dengan masyarakat.

Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin mengatakan, PWR yang memasuki tahun keempat merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan ketangguhan Polwan dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

“Kegiatan ini bukan sekadar perlombaan lari, tetapi merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan ketangguhan polisi wanita dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Solihin, Minggu (30/8/2026).

PWR IV 2026 Bawa Konsep Culture Policing

PWR IV 2026 mengusung tema “Run The Culture” yang sejalan dengan konsep culture policing. Pendekatan tersebut mendorong kepolisian mengedepankan nilai-nilai budaya positif dan kearifan lokal yang berkembang di tengah masyarakat.

Solihin mengatakan, culture policing dapat dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Nilai tersebut antara lain diwujudkan melalui kedisiplinan, sikap saling menghargai, kepedulian terhadap sesama, pola hidup sehat, serta menjaga keamanan dan ketertiban.

“Culture policing bukan hanya sebuah konsep, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku dan tindakan nyata. Bagi Polri, pendekatan ini menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang lebih dekat, humanis, dan harmonis dengan masyarakat,” katanya.

Menurut Solihin, penerapan pendekatan tersebut juga harus tetap menghargai budaya dan kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Dengan demikian, kehadiran Polri diharapkan semakin dekat dengan warga.

Olahraga Jadi Ruang Bangun Kedekatan dengan Warga

Kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat dinilai dapat menjadi ruang untuk membangun komunikasi sekaligus memperkuat hubungan antara personel kepolisian dan warga.

Karena itu, PWR IV 2026 tidak hanya berorientasi pada pencapaian olahraga. Setiap langkah dalam kegiatan tersebut diharapkan membawa pesan kebersamaan, disiplin, sportivitas, kepedulian, dan persaudaraan.

“Kita berlari bukan hanya untuk mencapai garis finis, tetapi juga membawa nilai-nilai disiplin, sportivitas, kepedulian, persaudaraan, dan semangat membangun kehidupan yang aman serta harmonis,” ujar Solihin.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan juga memiliki kaitan historis dengan Kota Bukittinggi. Pada 1 September 1948, enam perempuan Indonesia mengikuti pendidikan kepolisian di Sekolah Polisi Negara Bukittinggi.

Peristiwa tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah lahirnya Polisi Wanita di Indonesia. Karena itu, pelaksanaan PWR IV 2026 di Bukittinggi sekaligus berada dalam konteks sejarah perjalanan Polwan di Indonesia.

Solihin mengapresiasi panitia, Pemerintah Kota Bukittinggi, mitra, komunitas olahraga, peserta, serta seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang dibawa PWR IV 2026.

Polda Sumbar berharap semangat Run The Culture tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Nilai kedisiplinan, sportivitas, kepedulian, persaudaraan, dan pola hidup sehat diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat, menjadi inspirasi bagi masyarakat, sekaligus semakin memperkuat kepercayaan dan kedekatan antara Polri dengan seluruh lapisan masyarakat,” tutur Solihin.(*)

Editor : Hendra Efison
PWR IV 2026 Police Women Run culture policing Polwan Sumbar bukittinggi