Tim Pengmas UNP Latih 34 Warga Tabiang Banda Gadang Buat Disinfektan Pascabanjir

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 12:03 WIB
Tim Pengmas UNP foto bersama usai memberikan edukasi dan praktik pembuatan disinfektan serta cairan pembersih kepada warga Tabiang Banda Gadang, Kota Padang.
Tim Pengmas UNP foto bersama usai memberikan edukasi dan praktik pembuatan disinfektan serta cairan pembersih kepada warga Tabiang Banda Gadang, Kota Padang.

PADEK.JAWAPOS.COM—Tim pengabdian kepada masyarakat (pengmas) UNP memberikan pelatihan pembuatan disinfektan dan cairan pembersih kepada 34 warga Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Kegiatan yang berlangsung pada 7, 9, dan 11 Agustus 2026 itu diarahkan untuk membantu masyarakat menjaga sanitasi lingkungan pasca banjir.

Program tersebut mengusung tema “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Pembuatan Disinfektan dan Cairan Pembersih Homemade untuk Sanitasi Lingkungan Pasca Banjir di Tabiang Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang.”

Pelatihan dilaksanakan sebagai respons terhadap kebutuhan masyarakat dalam menghadapi kondisi lingkungan setelah banjir.

Kondisi tersebut berkaitan dengan meningkatnya risiko pencemaran lingkungan, pertumbuhan mikroorganisme, serta potensi gangguan kesehatan akibat sanitasi yang kurang optimal.

Melalui kegiatan ini, masyarakat mendapatkan pengetahuan sekaligus keterampilan praktis untuk membuat produk pembersih rumah tangga secara mandiri.

Produk yang dibuat meliputi disinfektan, cairan pengepel lantai, dan cairan pencuci piring.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 7 Agustus 2026 melalui sosialisasi program bersama mitra.

Selanjutnya, pada 9 Agustus 2026, peserta mengikuti edukasi dan pelatihan pembuatan produk cairan pembersih.

Materi pelatihan mencakup prinsip dasar sanitasi lingkungan, pemanfaatan bahan yang tepat, prosedur keamanan dalam pengolahan bahan kimia rumah tangga, serta teknik pembuatan disinfektan dan cairan pembersih.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik pada 11 Agustus 2026. Peserta membuat produk secara mandiri dalam kelompok, mulai dari proses pencampuran bahan, pengemasan, hingga evaluasi terhadap hasil produk yang dibuat.

Sebanyak 34 peserta mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Peserta terdiri atas ibu-ibu Majelis Taklim dan ibu-ibu PKK Tabiang Banda Gadang Nanggalo Padang.

Ketua tim pengabdian, Prof. Dr. Desy Kurniawati, S.Pd., M.Si, bersama tim multidisiplin berupaya menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat.

Tim pengabdian terdiri atas dosen dan tenaga pendukung dengan kompetensi di bidang kimia analitik, kimia fisika, kimia organik, kimia anorganik, pendidikan IPA, biologi, kedokteran, serta pendidikan kimia.

Anggota tim terdiri atas Prof. Dr. Indang Dewata, M.Si, Dr. Ir. Fadhilah, S.Pd., M.Si, dan Dr. Febri Yanto, M.Pd. Materi edukasi disampaikan Dr. dr. Elsa Yuniarti, M.Biomed., AIFO-K dari bidang biologi/kedokteran serta Umar Kalmar Nizar, M.Si., Ph.D dari bidang kimia fisika.

Sementara itu, praktik lapangan didukung instruktur Melindra Mulia, M.Si, Dr. Sherly Kasuma W.N., S.Si., M.Si, dan Fauzana Gazali, M.Pd, dengan bantuan Silvi Veronita, M.Si, serta mahasiswa Mizatul Jannah dan Abil Adrian.

Selain memberikan keterampilan teknis, kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan.

Kemampuan membuat cairan pembersih secara mandiri menjadi bagian dari upaya membangun kemampuan masyarakat menghadapi kondisi pasca bencana.

Kegiatan pengabdian tersebut juga dikaitkan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDGs 3 tentang kesehatan, SDGs 6 mengenai sanitasi dan kebersihan, SDGs 11 terkait permukiman yang sehat dan tangguh, serta SDGs 12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

Melalui pelatihan tersebut, masyarakat Tabiang Banda Gadang memperoleh pengetahuan dan pengalaman praktik dalam membuat produk pembersih sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya sanitasi lingkungan pasca banjir.(*)

Editor : Hendra Efison
Tabiang Banda Gadang pelatihan disinfektan pasca banjir Tim Pengmas UNP cairan pembersih sanitasi lingkungan