PADEK.JAWAPOS.COM — Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir meminta berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) diantisipasi sejak dini agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Hal itu disampaikan Maigus saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah (TKPKD) Kota Padang di Aula Tuah Sakato Mapolresta Padang, Kamis (10/9/2026).
Rakor tersebut membahas sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Di antaranya aktivitas koperasi di kawasan Pelabuhan Teluk Bayur, penyampaian aspirasi masyarakat, perkembangan isu di media sosial, tawuran, balapan liar, kondisi kualitas udara akibat kabut asap, serta perkembangan penataan Pasar Raya Padang.
Maigus mengatakan, kewaspadaan dini perlu dilakukan melalui koordinasi dan komunikasi yang baik antarlembaga.
Dengan demikian, berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diantisipasi sebelum berpotensi menimbulkan gangguan yang lebih besar.
“Kita perlu melihat setiap persoalan secara objektif dan hati-hati. Jangan sampai ada pihak yang merasa didiskriminasi. Yang paling penting bagaimana persoalan ini dapat diselesaikan dengan baik dan tidak berkembang menjadi konflik,” kata Maigus.
Menurutnya, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban perlu disikapi secara hati-hati, objektif, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Prinsipnya, kita ingin seluruh persoalan yang ada bisa kita antisipasi bersama. Jangan menunggu sampai terjadi persoalan yang lebih besar, tetapi kita lakukan langkah-langkah sejak dini. Mari kita bersinergi dan berkolaborasi mengantisipasi berbagai persoalan,” ujarnya.
Maigus berharap dukungan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama menjaga kondisi Kota Padang tetap kondusif, aman, dan terkendali.
Sementara itu, Wakapolresta Padang AKBP Faidil Zikri mengatakan kepolisian bersama pemerintah daerah dan stakeholder terkait terus melakukan pemantauan terhadap berbagai perkembangan yang berpotensi memengaruhi Kamtibmas.
Ia menyampaikan, kepolisian juga terus melakukan langkah-langkah preventif melalui patroli, pemantauan di lapangan, serta koordinasi dengan stakeholder terkait.
“Kita tidak boleh underestimate terhadap setiap persoalan yang berkembang. Karena itu, kita harus mengantisipasi sejak awal, agar tidak terjadi konflik atau gangguan Kamtibmas di kemudian hari,” kata Faidil.
Seluruh penyampaian aspirasi yang masuk menjadi perhatian kepolisian. Pihaknya berupaya bersama stakeholder agar penyampaian aspirasi dapat berjalan aman dan tidak menimbulkan gangguan Kamtibmas.
“Kami berupaya bersama stakeholder agar penyampaian aspirasi tersebut dapat berjalan dengan aman, dan tidak menimbulkan hal-hal di luar keinginan kita yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas,” ujarnya.
Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Padang Syahendri Barkah, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Padang Teddy Antonius, unsur Forkopimda Kota Padang, serta stakeholder terkait.(*)
Editor : Heri Sugiarto