Semen Padang Dorong Kolaborasi Pengembangan Maggot di Padayo

Hendra Efison • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 22:00 WIB
Rak sederhana digunakan sebagai tempat budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) oleh peternak.
Rak sederhana digunakan sebagai tempat budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) oleh peternak.

PADEK.JAWAPOS.COM— PT Semen Padang mendorong kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) di kawasan Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubukkilangan, Kota Padang.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan pengembangan budidaya BSF merupakan bagian dari upaya perusahaan berkontribusi terhadap kebutuhan masyarakat melalui pendekatan yang partisipatif, terukur, dan berkelanjutan.

“Program ini diharapkan menjadi salah satu kontribusi dalam upaya bersama menjawab kebutuhan masyarakat, dengan tetap mendorong keterlibatan berbagai pemangku kepentingan,” kata Win.

Menurutnya, persoalan pembangunan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.

Karena itu, PT Semen Padang mendorong keterlibatan pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi, dan media dalam program yang dijalankan.

Win mengatakan kolaborasi berbagai unsur tersebut diperlukan agar program pengembangan maggot memiliki dampak yang lebih luas dan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pengembangan budidaya BSF di Padayo sendiri dipersiapkan melalui sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik yang digelar Selasa (15/9/2026).

Program tersebut diarahkan untuk menjawab persoalan sampah organik sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Warga Padayo yang mayoritas berprofesi sebagai petani, peternak, dan pembudidaya ikan dapat memanfaatkan maggot sebagai pakan, sementara kasgot digunakan sebagai pupuk organik.

Sebelumnya, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes menyebut perusahaan berencana membangun sentra budidaya maggot di Padayo sebagai tempat produksi dan sarana edukasi.

Melalui pengembangan tersebut, sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari rantai produksi, mulai dari pakan maggot hingga pemanfaatan hasil budidaya untuk kebutuhan peternakan, perikanan, dan pertanian.

Kolaborasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan tersebut menjadi bagian dari upaya PT Semen Padang mendorong pengembangan program maggot yang memberikan manfaat bagi masyarakat Padayo.(*)

Editor : Hendra Efison
Padayo kolaborasi masyarakat pt semen padang win bernadino budidaya maggot