Jamuan Konker PDPI XVIII, Fadly Amran Siap Kolaborasi Wujudkan Kota Sehat

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 21:09 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran saat menjamu peserta Konker PDPI XVIII dalam jamuan makan malam di Rumah Gadang Baiturrahmah, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Diskominfo)
Wali Kota Padang Fadly Amran saat menjamu peserta Konker PDPI XVIII dalam jamuan makan malam di Rumah Gadang Baiturrahmah, Sabtu (19/9/2026). (Foto: Diskominfo)

PADEK.JAWAPOS.COM-Wali Kota Padang Fadly Amran mendorong penguatan kolaborasi Pemerintah Kota Padang dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dalam pembangunan kesehatan masyarakat.

Pesan itu disampaikan saat menjamu peserta Konferensi Kerja (Konker) PDPI ke-XVIII Tahun 2026 di Rumah Gadang Baiturrahmah, Sabtu (19/9/2026). Acara dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) PDPI Arief Riadi Arifin, Ketua PDPI Cabang Sumatera Barat Masrul Basyar, serta para ketua Pengurus Cabang (PC) PDPI dari berbagai daerah di Indonesia.

Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Sri Kurniayati, Direktur RSUD dr. Rasidin Padang Lismawati, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.

Fadly Amran Tekankan Konsep Kota Sehat

Fadly Amran menyampaikan komitmen Pemko Padang untuk mewujudkan Padang sebagai kota sehat dan kota pintar sesuai arah pembangunan dalam RPJMD.

Konsep kota sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik masyarakat, tetapi mencakup kesejahteraan dan kualitas lingkungan.

“Visi kami adalah menggerakkan seluruh potensi untuk mewujudkan Kota Padang sebagai kota sehat dan kota pintar. Kota sehat bukan hanya sehat badannya, tetapi juga sehat kesejahteraannya.”

Fadly menilai kolaborasi dengan organisasi profesi seperti PDPI diperlukan karena persoalan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, organisasi profesi, akademisi hingga masyarakat.

“Kolaborasi dengan PDPI penting karena tantangan kesehatan membutuhkan keterlibatan pemerintah, organisasi profesi, akademisi, dan masyarakat. Semoga kolaborasi ini semakin kuat dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.”

Ia berharap PDPI dapat memberikan masukan serta rekomendasi kepada Pemko Padang dalam menghadapi berbagai persoalan kesehatan masyarakat.

Konker PDPI menjadi Forum Konsolidasi Organisasi

Ketua Umum PP PDPI Arief Riadi Arifin mengatakan Konker PDPI merupakan agenda nasional yang dilaksanakan setiap tahun. Forum tersebut menjadi ruang untuk mengevaluasi kinerja organisasi, menyelaraskan program pusat dan daerah, serta menentukan arah kebijakan organisasi.

Konker PDPI XVIII 2026 di Padang mengusung tema “Expanding Horizons in Every Breath”. Rangkaian kegiatan berlangsung pada 16–19 September 2026, mencakup workshop pada 16–17 September serta symposium pada 18–19 September di The ZHM Premiere Hotel Padang.

Arief menjelaskan alasan Padang dipilih sebagai lokasi Konker PDPI XVIII.

“Konferensi kerja ini kami laksanakan setiap tahun secara nasional dan untuk yang ke-18 ini kami putuskan dilaksanakan di Padang. Ada filosofinya karena sebagian besar guru-guru kami berasal dari sini.”

Penyelenggara sebelumnya menjelaskan bahwa Konker PDPI XVIII tidak hanya diarahkan untuk penguatan pengetahuan dan kapasitas dokter paru, tetapi turut mencakup penguatan organisasi dan kolaborasi, penelitian dan inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

Momentum Memperkuat Jejaring Kesehatan di Padang

Jamuan makan malam tersebut berlangsung pada hari terakhir rangkaian Konker PDPI XVIII. Pertemuan antara jajaran PDPI dan Pemko Padang mempertemukan unsur organisasi profesi kedokteran dengan pemerintah daerah dalam suasana informal.

Bagi Pemko Padang, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dengan organisasi profesi di bidang kesehatan. Sementara bagi PDPI, rangkaian Konker di Padang menjadi forum nasional untuk membahas agenda organisasi dan pengembangan bidang kedokteran paru.

Sebelum Konker berakhir, PDPI Cabang Sumatera Barat dan Pemko Padang telah menjalankan kegiatan pengabdian masyarakat berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining tuberkulosis (TBC) di Lubuk Begalung pada 18 September 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus.

Dengan rangkaian agenda tersebut, pelaksanaan Konker PDPI XVIII di Padang tidak hanya berlangsung sebagai forum organisasi dan ilmiah, tetapi turut mempertemukan PDPI dengan pemerintah daerah dalam pembahasan kolaborasi pembangunan kesehatan masyarakat. (*)

Editor : Heri Sugiarto
kesehatan Padang PDPI Konker PDPI XVIII fadly amran Dokter Paru