PADEK.JAWAPOS.COM—Kebakaran menghanguskan satu unit tempat tinggal berukuran sekitar 6 x 9 meter di Komplek Filano Parak Karakah, Filano Jaya 1 Blok D6 Nomor 2, RT 004 RW 006, Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Senin (21/9/2026).
Musibah tersebut menimbulkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai Rp350 juta. Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden ini.
Laporan insiden pertama kali diterima pihak berwenang pada pukul 15.15 WIB. Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang bergegas menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi yang berjarak sekitar 6,4 kilometer pada pukul 15.27 WIB.
Petugas berjibaku menaklukkan kobaran api di tengah padatnya permukiman sebelum situasi dipastikan aman sepenuhnya pada pukul 16.00 WIB.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan kepulan asap dan pergerakan api pertama kali disaksikan warga setempat di bagian atas bangunan.
"Saksi melihat asap tebal dan api pada rumah warga di lantai dua, kemudian saksi melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang," kata Rinaldi saat memberikan keterangannya, Senin sore.
Saksi mata yang pertama kali menyadari kebakaran tersebut adalah Maryati (55), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian.
Empat Armada dan 75 Personel Dikerahkan
Mengingat kawasan permukiman di Filano Jaya terbilang padat, kerumunan warga serta akses jalan yang sempit sempat menjadi tantangan bagi petugas di lapangan.
Untuk menanggulangi kobaran api agar tidak meluas ke kawasan sekitar, Dinas Damkar Kota Padang memprioritaskan penanganan cepat dengan mengerahkan kekuatan penuh.
"Kami mengerahkan empat unit armada dengan total 75 personel di lapangan," ujar Rinaldi.
Kedatangan petugas dalam waktu cepat berhasil melokalisasi kobaran api sehingga tidak menjalar ke bangunan lain.
Diperkirakan ada tiga unit bangunan lain di area sekitar 30 x 20 meter yang berpotensi ikut terdampak jika api gagal dikendalikan dengan cepat.
Penanganan cepat tersebut berhasil menyelamatkan aset properti warga dengan nilai taksiran mencapai Rp800 juta.
Rumah yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran tersebut dikontrakkan oleh Diki (40), seorang pekerja swasta.
Bangunan tersebut dihuni satu kepala keluarga yang terdiri atas enam orang. Pascakejadian, tidak ada penghuni yang dilaporkan mengungsi ke tempat penampungan sementara.
Hingga saat ini, penyebab pasti yang memicu timbulnya percikan api di lantai atas rumah tersebut belum dapat dipastikan. Petugas berwenang masih melakukan pendalaman di lokasi kejadian.
"Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan," tutur Rinaldi.
Penanganan di lokasi kejadian melibatkan gabungan petugas dari berbagai instansi. Operasi tersebut dipimpin Peleton B Dinas Damkar Kota Padang, dengan dukungan personel Polri, TNI, serta jajaran Kecamatan Padang Timur dan Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah.
Selain itu, petugas PLN turut disiagakan untuk mengamankan jaringan listrik, didampingi dua unit ambulans dari Koperasi M. Djamil dan satu unit ambulans Azkia Peduli guna mengantisipasi situasi darurat. (cc1)
Editor : Hendra Efison