PADEK.JAWAPOS.COM – UPZ Baznas Semen Padang tidak hanya memberikan bantuan gerobak dan peralatan memasak kepada Rika Hijra (47), pelaku usaha sarapan pagi di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Perkembangan usaha penerima manfaat juga dipantau setelah bantuan disalurkan.
Manajer UPZ Baznas Semen Padang Akmal mengatakan monitoring dilakukan untuk melihat perkembangan usaha sekaligus memastikan bantuan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Bantuan awalnya berupa gerobak dan alat-alat masak. Selanjutnya kami juga melakukan monitoring kepada penerima manfaat agar usaha terus berkembang,” ujarnya.
Rika dipilih sebagai penerima bantuan setelah memenuhi sejumlah pertimbangan dalam program ekonomi UPZ Baznas Semen Padang.
Di antaranya, penerima telah memiliki usaha yang berjalan, pasangan suami istri saling mendukung, memiliki tanggungan keluarga, serta menunjukkan komitmen menjaga dan mengembangkan usaha.
“Kami melihat mereka sudah memiliki usaha, suami istri saling mendukung dan membantu, memiliki tanggungan, serta mereka sangat menjaga usahanya,” kata Akmal.
Usaha Rika bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), telah berjalan sejak 2020.
Keduanya merintis usaha tersebut setelah Kurniawan terkena PHK dari pekerjaannya di salah satu hotel di Kota Padang saat pandemi Covid-19.
Usaha bermodal seadanya itu menyediakan lontong pical, lontong gulai paku (pakis), gulai cubadak (nangka), dan menu lainnya.
Tiga bulan setelah mulai berjualan, Rika dan Kurniawan sudah mampu mempekerjakan seorang karyawan. Memasuki tahun keenam, usaha tersebut kini dibantu empat orang.
Perjalanan usaha kembali berubah pada Januari 2026 setelah Kurniawan terserang stroke. Rika kemudian mengambil peran lebih besar untuk memastikan usaha tetap berjalan.
Rika mengatakan bantuan yang diterimanya sangat membantu. “Terima kasih banyak kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah membantu usaha kami ini. Bantuan yang sangat bermanfaat bagi usaha kami,” katanya.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan program tersebut diarahkan agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendorong penerima manfaat mengembangkan usaha dan memperkuat perekonomian keluarga.(*)
Editor : Hendra Efison