Dana Zakat Karyawan Semen Padang Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga Rika

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 19:58 WIB
Rika Hijra melayani pelanggan di usaha sarapannya di Jalan Sutomo, Kubu Marapalam, Padang Timur, Kota Padang.
Rika Hijra melayani pelanggan di usaha sarapannya di Jalan Sutomo, Kubu Marapalam, Padang Timur, Kota Padang.

PADEK.JAWAPOS.COM – Dana zakat yang dihimpun dari karyawan dapat disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program pemberdayaan ekonomi. Salah satu penerima manfaatnya adalah Rika Hijra (47), pemilik usaha sarapan pagi di Jalan Sutomo, Kelurahan Kubu Marapalam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.

Melalui UPZ Baznas Semen Padang, Rika mendapat bantuan berupa gerobak usaha dan sejumlah peralatan memasak untuk menunjang kegiatan usahanya.

Manajer UPZ Baznas Semen Padang Akmal mengatakan program ekonomi tersebut diarahkan untuk membantu penerima manfaat membangun kemandirian ekonomi.

“Zakat dari karyawan bisa bermanfaat untuk masyarakat dan bisa terus dikembangkan,” katanya.

Menurut Akmal, penerima bantuan modal usaha tidak dipilih hanya berdasarkan kepemilikan usaha.

UPZ mempertimbangkan usaha yang sudah berjalan, dukungan pasangan dalam menjalankan usaha, tanggungan keluarga, serta komitmen penerima untuk menjaga dan mengembangkan usahanya.

Rika menjadi salah satu gambaran dari penerapan program tersebut. Ia merintis usaha sarapan bersama suaminya, Kurniawan Eka Putra (50), sejak 2020.

Saat itu, Kurniawan terkena PHK dari pekerjaannya di salah satu hotel di Kota Padang akibat pandemi Covid-19. Keduanya sempat mempertimbangkan pulang ke Alahan Panjang, Kabupaten Solok, sebelum memilih bertahan dengan membuka usaha.

Rika kemudian menjual lontong pical, lontong gulai paku (pakis), gulai cubadak (nangka), dan menu lainnya menggunakan modal seadanya.

Usaha yang semula dikerjakan berdua itu berkembang. Tiga bulan setelah dibuka, mereka sudah mampu mempekerjakan seorang karyawan. Kini, memasuki tahun keenam, empat orang membantu aktivitas usaha.

Penghasilan usaha tersebut menjadi sumber kebutuhan keluarga, termasuk membiayai pendidikan dua anak. Seorang anak laki-laki sedang kuliah dan anak perempuan masih duduk di bangku SMA.

Pada Januari 2026, Kurniawan terserang stroke sehingga Rika mengambil peran lebih besar dalam menjalankan usaha.

UPZ Baznas Semen Padang juga melakukan monitoring terhadap penerima manfaat.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan program tersebut diarahkan agar bantuan tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi dapat mendorong penerima manfaat mengembangkan usaha dan memperkuat perekonomian keluarga.(*)

Editor : Hendra Efison
pemberdayaan zakat Rika Hijra dana zakat karyawan UPZ BAZNAS Semen Padang kemandirian ekonomi