Government Branding Jadi Strategi Pemko Padang Bangun Persepsi dan Partisipasi Publik

Heri Sugiarto • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 10:11 WIB
Kepala KKPS UNP Dr. Haris Satria menyampaikan materi strategi government branding melalui platform komunikasi digital dalam Rakor Humas OPD Pemko Padang. (Foto: KKPS UNP)
Kepala KKPS UNP Dr. Haris Satria menyampaikan materi strategi government branding melalui platform komunikasi digital dalam Rakor Humas OPD Pemko Padang. (Foto: KKPS UNP)

PADEK.JAWAPOS.COM – Strategi government branding menjadi salah satu materi yang dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Humas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Padang, Selasa (22/9/2026).

Materi bertajuk “Strategi Branding Pemerintahan (Government Branding) Melalui Platform Komunikasi Digital” tersebut disampaikan Kepala Kantor Komunikasi dan Pemasaran Strategis (KKPS) Universitas Negeri Padang (UNP), Dr. Haris Satria, M.Sn., yang menjadi narasumber dalam kegiatan tersebut.

Rakor yang dilaksanakan dalam rangka pengelolaan informasi dan komunikasi publik itu berlangsung di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Aie Pacah Padang. Materi Haris disampaikan di hadapan 25 OPD yang mengelola Humas.

Government Branding Tak Sekadar Identitas Pemerintah

Dalam paparannya, Haris menjelaskan bahwa government branding tidak hanya berkaitan dengan tampilan atau identitas pemerintah.

“Tetapi juga bagaimana pemerintah membangun persepsi dan hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi yang konsisten,” terang Haris.

Ia memaparkan sejumlah unsur yang perlu diperhatikan dalam government branding. Unsur tersebut meliputi brand positioning, brand personality, brand identity, service quality, transparency, accountability, communication consistency, serta public perception and participation.

Unsur-unsur tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam membangun persepsi dan hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi yang konsisten.

Humas OPD Bahas Efektivitas Komunikasi Digital

Haris juga mengangkat pentingnya efektivitas platform komunikasi digital yang digunakan pemerintah.

Menurut materi yang disampaikan, efektivitas platform komunikasi digital juga berkaitan dengan keterhubungannya dengan OPD teknis lainnya.

Hal tersebut menjadi salah satu pertanyaan kunci yang disampaikan Haris kepada peserta Rakor Humas OPD.

Pembahasan tersebut menempatkan platform komunikasi digital sebagai salah satu bagian penting dalam strategi government branding yang dipaparkan dalam Rakor.

Government Branding Dikaitkan dengan Program Pemko Padang

Dalam konteks Kota Padang, materi government branding turut dikaitkan dengan visi dan program pemerintah daerah.

Salah satu kerangka yang dipaparkan mencakup visi, delapan misi, sembilan program unggulan, serta 40 aktivasi.

Kerangka tersebut menjadi bagian dari materi strategi government branding melalui platform komunikasi digital yang disampaikan kepada pengelola Humas OPD.

Rakor Hadirkan Dua Narasumber Lain

Selain Haris Satria, Rakor Humas OPD Pemko Padang juga menghadirkan Komisioner Komisi Informasi Provinsi Sumatera Barat Nofal Wiska, S.P., M.I.P.

Nofal Wiska menyampaikan materi bertajuk “Teknik Penulisan Berita OPD”.

Narasumber lainnya adalah Femby Fernando, S.T. dari Info Sumbar yang membawakan materi “Strategy Penyusunan Conten”.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Staff Ahli Walikota, dr. Feri Mulyani, M. Biomed.

Rakor Humas OPD tersebut sejalan dengan SDG 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, khususnya dalam mendorong kelembagaan publik yang transparan, akuntabel, serta mampu membangun komunikasi dan partisipasi publik melalui penyampaian informasi yang efektif.(*)

Editor : Heri Sugiarto
Humas OPD Government Branding unp komunikasi publik pemko padang