Imigrasi Padang Perkuat Manajemen Risiko dan Akurasi Data Kinerja 2026

Eko Hermanto • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 18:00 WIB
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang Murdo Danang Laksono bersama Tim Penyusunan Program dan Pelaporan (P2L) Ditjen Imigrasi dalam pendampingan penggunaan SIMRISK pada platform SIMWASTI.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang Murdo Danang Laksono bersama Tim Penyusunan Program dan Pelaporan (P2L) Ditjen Imigrasi dalam pendampingan penggunaan SIMRISK pada platform SIMWASTI.

PADEK.JAWAPOS.COM — Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang memperkuat pengelolaan manajemen risiko dan pengukuran kinerja untuk memastikan pelaksanaan tugas keimigrasian sepanjang 2026 berjalan lebih terukur dan akuntabel.

Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Tahun 2026 yang diikuti Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Jumat (25/9/2026).

Dalam kegiatan itu, Tim Penyusunan Program dan Pelaporan (P2L) Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan pendampingan terkait penggunaan SIMRISK (Elektronik Manajemen Risiko), yang merupakan modul manajemen risiko pada platform SIMWASTI.

Melalui SIMRISK, pengelolaan risiko dilakukan secara terstruktur. Tahapannya meliputi identifikasi, analisis, pengendalian hingga pemantauan risiko. Seluruh proses tersebut didokumentasikan melalui tiga lini pertahanan.

Selain manajemen risiko, pendampingan juga membahas mekanisme penilaian kinerja tahun 2026. Pengukuran kinerja diarahkan berlangsung secara objektif, transparan dan akuntabel.

Penilaian mencakup dukungan manajemen, capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Keimigrasian serta komponen kinerja tambahan.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang, Murdo Danang Laksono, menekankan pentingnya memastikan seluruh data kinerja yang disampaikan melalui aplikasi maupun indikator terkait benar-benar lengkap dan akurat.

Data yang disampaikan juga harus sesuai dengan kondisi sebenarnya serta dilengkapi dokumen pendukung yang dapat diverifikasi.

Menurutnya, pemahaman terhadap mekanisme pengukuran kinerja dan penerapan manajemen risiko diperlukan agar pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian dapat berjalan lebih terukur dan akuntabel.

Melalui pendampingan tersebut, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Padang terus memperkuat penerapan manajemen risiko dan pengukuran kinerja secara berkelanjutan.

Upaya ini diarahkan untuk mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi keimigrasian yang semakin terukur, akuntabel dan terdokumentasi.(*)

Editor : Hendra Efison
SIMRISK kinerja 2026 SIMWASTI Manajemen Risiko Imigrasi Padang