AQI+ Padang Tembus 220, Anak-anak dan Lansia Perlu Batasi Aktivitas di Luar

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Rabu, 7 Oktober 2026 | 08:14 WIB
Kualitas udara Kota Padang tercatat AQI+ 220 dengan PM2.5 mencapai 145 µg/m³ pada Rabu pagi.
Kualitas udara Kota Padang tercatat AQI+ 220 dengan PM2.5 mencapai 145 µg/m³ pada Rabu pagi.

PADEK.JAWAPOS.COM— Kualitas udara di Kota Padang pada Rabu (7/10/2026) pukul 06.00 WIB tercatat berada pada kategori sangat tidak sehat. Indeks kualitas udara (AQI+) mencapai 220, dengan polutan utama PM2.5 sebesar 145 µg/m³.

Data tersebut menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 cukup tinggi pada pagi hari. Saat pengukuran dilakukan, suhu udara sekitar 25 derajat Celsius, kecepatan angin 7 km/jam, dan kelembapan mencapai 84 persen.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian, terutama bagi kelompok yang lebih rentan terhadap paparan polusi udara, seperti anak-anak dan lansia.

Anak-anak dan Lansia Perlu Lebih Waspada

Paparan PM2.5 dapat mengiritasi saluran pernapasan. Pada anak-anak, kualitas udara yang buruk dapat memicu batuk, mengi, sesak, atau memperburuk gejala asma bagi mereka yang sudah memiliki kondisi tersebut.

Anak-anak juga perlu mendapat perhatian karena paru-paru mereka masih berkembang. Aktivitas fisik di luar ruangan ketika kualitas udara buruk dapat meningkatkan jumlah udara tercemar yang terhirup.

Sementara itu, lansia, terutama yang memiliki penyakit jantung atau gangguan pernapasan, juga lebih rentan mengalami dampak ketika terpapar polusi udara.

Gejala seperti batuk, sesak napas, napas berbunyi, atau kondisi kesehatan yang memburuk perlu diperhatikan selama kualitas udara berada pada level tersebut.

Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Ketika kualitas udara memburuk, anak-anak dan lansia sebaiknya mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan. Olahraga atau kegiatan yang membuat frekuensi pernapasan meningkat dapat meningkatkan paparan partikulat yang terhirup.

Masyarakat juga dapat memantau perubahan kualitas udara secara berkala dan membatasi paparan di luar ruangan ketika indeks kembali berada pada level tidak sehat.(*)

Editor : Hendra Efison
kualitas udara Padang PM2.5 Padang AQI+ 220 anak-anak dan lansia