Alat Pemantau Catat Tinggi Air Lubuk Minturun 3,72 Meter saat Status Warning

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:59 WIB
Banjir merendam permukiman di Kampung Apa, Koto Tangah, Padang, setelah hujan deras menyebabkan Sungai Lubuk Minturun meluap, Sabtu (10/10/2026). (BPBD Kota Padang)
Banjir merendam permukiman di Kampung Apa, Koto Tangah, Padang, setelah hujan deras menyebabkan Sungai Lubuk Minturun meluap, Sabtu (10/10/2026). (BPBD Kota Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM — Banjir akibat luapan Sungai Lubuk Minturun merendam permukiman warga di Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sabtu (10/10/2026).

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang mengerahkan tujuh personel rescuer untuk mendukung penanganan dan evakuasi warga terdampak.

Hujan lebat mulai mengguyur Kota Padang sekitar pukul 12.00 WIB. Banjir dilaporkan melanda beberapa titik pada pukul 14.25 WIB.

Informasi awal diterima Kantor SAR Padang dari Diki, warga Lubuk Minturun, pada pukul 14.30 WIB, lima menit setelah banjir dilaporkan terjadi.

Banjir Lubuk Minturun Padang Dilaporkan Warga

Lokasi kejadian berada di kawasan Lumin Park, Lubuk Minturun, pada koordinat 0°50'28,26" Lintang Selatan dan 100°22'12,80" Bujur Timur.

Jarak garis lurus dari Kantor SAR Padang menuju lokasi sekitar 6,5 kilometer dengan arah tenggara. Melalui jalur darat, jaraknya sekitar 8,6 kilometer dengan estimasi waktu tempuh 20 menit.

"Kami menerima laporan dari warga pada pukul 14.30 WIB, dan pukul 14.40 WIB tujuh personel rescuer langsung kami berangkatkan menuju lokasi kejadian di Lubuk Minturun," kata Hendri, Sabtu (10/10/2026).

Tim SAR Bawa Peralatan Evakuasi

Untuk mendukung operasi, tim membawa sejumlah peralatan, antara lain mobil penyelamat double cabin, LCR beserta motor tempel, peralatan SAR air, peralatan evakuasi, perlengkapan medis, perlengkapan komunikasi, serta peralatan SAR lainnya.

Penanganan banjir juga melibatkan personel BPBD Kota Padang, Basarnas Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC), TNI, dan Polri untuk mengevakuasi warga terdampak.

Hingga laporan awal tersebut disusun, informasi mengenai jumlah korban banjir belum dapat dipastikan. Kantor SAR Kelas A Padang menyatakan data korban akan disampaikan kemudian.

Tinggi Air di Sejumlah Titik Berstatus Warning

Data pemantauan tinggi air yang diterima menunjukkan sejumlah alat pemantau mencatat status Warning di kawasan Guo, Lubuk Minturun, dan Batu Busuk.

Lokasi Tinggi air tercatat Status
Guo 2,23 meter Warning
Guo 2,31 meter Warning
Guo 2,30 meter Warning
Lubuk Minturun 3,72 meter Warning
Batu Busuk 4,29 meter Warning

Data tersebut memuat tiga catatan tinggi air dari Guo dengan angka berbeda. Waktu pencatatan dan ambang batas status peringatan belum tercantum dalam informasi yang tersedia.(*)

Editor : Hendra Efison
Tim SAR Padang banjir Lubuk Minturun tinggi muka air evakuasi warga banjir padang