Diduga Kampas Rem Panas Berlebih, Bus EPA Star Lintas Palembang-Padang Terbakar di Banda Buek

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:10 WIB
Petugas Damkar Kota Padang memadamkan api yang membakar ban bus pariwisata EPA Star di Bandar Buat, Kota Padang, Selasa (13/10/2026). (Foto: Dinas Damkar Kota Padang)
Petugas Damkar Kota Padang memadamkan api yang membakar ban bus pariwisata EPA Star di Bandar Buat, Kota Padang, Selasa (13/10/2026). (Foto: Dinas Damkar Kota Padang)

PADEK.JAWAPOS.COM–Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik PT Eka Permata Agung (EPA Star) mengalami insiden kebakaran saat melintas di kawasan Banda Buek, RT 01 RW 03, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Selasa pagi (13/10/2026). 

Kobaran api diduga kuat dipicu oleh suhu panas berlebih pada kampas rem yang membakar ban mobil bus bagian kanan dalam.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Sutopo, membenarkan peristiwa yang menimpa armada pengangkut puluhan penumpang tersebut.

Baca Juga: Kejari Solok Selatan Ganti Kasi Pidsus, Irvan R. Prayogo Bertugas di Rengat

"Laporan masuk ke markas komando pada pukul 07.12 WIB. Petugas langsung bergerak tiga menit berselang dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 07.28 WIB untuk melakukan pemadaman," ujar Sutopo saat dikonfirmasi, Selasa.

Peristiwa ini bermula ketika bus yang dikemudikan oleh Ronaldi (43) sedang dalam perjalanan mengantarkan 22 orang penumpang dari Palembang menuju Padang. 

Saat melintasi jalan lintas Banda Buek, Ronaldi melihat kepulan asap dan percikan api dari ban mobil bagian kanan dalam. Diduga keras, gesekan kampas rem yang mengalami overheat atau panas berlebih menjadi pemantik utama munculnya si jago merah.

Baca Juga: Bantai Kota Padang 3-0, Voli Putra Tanah Datar Tembus Final Porprov Sumbar 2026

Melihat kondisi darurat tersebut, saksi di lokasi segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang. Laporan juga diperkuat oleh keterangan Sri (52), seorang pedagang setempat yang menyaksikan kepulan asap dari armada berpenumpang tersebut.

Untuk mengatasi kebakaran di area jalan lintas yang padat dan memiliki akses tergolong sempit itu, Dinas Damkar Kota Padang menurunkan jajaran Peleton B yang terdiri dari 16 personel serta satu unit armada pemadam. 

Proses penanganan di lapangan turut dibantu oleh personel kepolisian setempat dan petugas Dinas Perhubungan Kota Padang guna mengamankan arus lalu lintas yang sempat ramai oleh warga sekitar.

Baca Juga: Kickboxing Padang Loloskan 19 Nomor ke Final Porprov Sumbar 2026

Penanganan berhasil diselesaikan secara penuh pada pukul 07.43 WIB. Sutopo memastikan seluruh penumpang dan awak bus berada dalam kondisi selamat tanpa ada korban jiwa maupun luka-luka.

"Seluruh penumpang yang berjumlah 22 orang selamat. Kerusakan fokus pada bagian roda kendaraan dengan total kerugian materil diperkirakan mencapai Rp20 juta," tutur Sutopo.

Meskipun dugaan awal mengarah pada kondisi kampas rem, Dinas Damkar Kota Padang mencatat bahwa penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang. (cc1)

Editor : Adetio Purtama
Bus EPA Banda Buek Dinas Damkar Kota Padang bus terbakar padang