Kebakaran di Lolong Karan Padang, Rumah dan Depot Air Minum Hangus, Rugi Rp500 Juta

Randi Zulfahli • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:28 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang menangani kebakaran rumah dan depot air minum di Jalan Lolong Karan, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026).
Kebakaran rumah dan depot air minum di Jalan Lolong Karan, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026).

PADEK.JAWAPOS.COM — Kebakaran menghanguskan satu unit rumah, satu depot air minum, dan satu becak motor di Jalan Lolong Karan, Kelurahan Sungai Sapih, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Selasa malam (13/10/2026).

Pemilik rumah menaksir kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp500 juta, tetapi tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Kepala Seksi Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Sutopo, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.34 WIB.

Petugas langsung bergerak satu menit kemudian dari Markas Komando (Mako) 113 dan tiba di lokasi pukul 21.42 WIB setelah menempuh jarak sekitar 8,6 kilometer.

"Setelah menerima laporan, regu langsung kami berangkatkan dari Mako 113. Penanganan di lokasi selesai pada pukul 22.19 WIB," kata Sutopo.

Damkar Kerahkan Lima Armada dan 80 Personel

Dinas Damkar Kota Padang mengerahkan lima unit armada dan 80 personel dari Peleton C untuk memadamkan api.

Petugas menyelesaikan penanganan pada pukul 22.19 WIB, sekitar 37 menit setelah tiba di lokasi kejadian.

Kebakaran terjadi di RT 002 RW 002, Kelurahan Sungai Sapih. Berdasarkan keterangan saksi, Firman Rizky (31), seorang karyawan swasta, api sudah membesar dari dalam rumah ketika ia melihat kejadian tersebut.

Firman kemudian melaporkan kebakaran itu kepada Dinas Damkar Kota Padang sehingga petugas segera menuju lokasi.

Rumah yang terbakar merupakan milik Kamel (72), seorang wiraswasta, yang tinggal bersama satu anggota keluarga lainnya.

Menurut Sutopo, kedua penghuni rumah tersebut kini mengungsi. Petugas memastikan kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.

"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kebakaran ini. Dua penghuni rumah mengungsi," ujar Sutopo.

Api Ancam Enam Bangunan di Kawasan Padat

Data Dinas Damkar Kota Padang mencatat kebakaran menyebabkan kerusakan berat pada satu rumah, satu depot air minum, dan satu becak motor.

Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai 10 x 20 meter persegi, tanpa laporan kerusakan ringan.

Lokasi kebakaran berada di tepi jalan raya, di kawasan permukiman padat penduduk yang juga dipenuhi pertokoan.

Kondisi tersebut membuat api berpotensi merembet ke bangunan lain di sekitarnya.

Sutopo menyebut sedikitnya enam bangunan lain terancam terdampak kebakaran.

Luas area yang berpotensi terdampak diperkirakan mencapai 500 meter persegi.

"Kawasan ini padat penduduk dan banyak pertokoan. Berkat penanganan cepat, api tidak meluas ke bangunan lain," tutur Sutopo.

Berdasarkan perkiraan Dinas Damkar, nilai aset yang berhasil diselamatkan dari peristiwa tersebut mencapai sekitar Rp1 miliar.

Sementara itu, kerugian sekitar Rp500 juta mengacu pada keterangan pemilik rumah.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Hingga berita ini ditulis, penyebab kebakaran di Jalan Lolong Karan masih belum diketahui.

Dinas Damkar Kota Padang menyatakan belum dapat menyimpulkan pemicu api karena proses penyelidikan masih berlangsung.

Sutopo menegaskan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran sebelum penyelidikan selesai.

Karena itu, belum ada kesimpulan mengenai faktor yang memicu api hingga menghanguskan rumah, depot air minum, dan becak motor tersebut.

"Pemicu api belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan," kata Sutopo.

Penanganan cepat petugas pemadam kebakaran berhasil mencegah api merembet ke enam bangunan lain yang terancam.

Meski demikian, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah aset dan membuat dua penghuni rumah harus mengungsi.(*)

Editor : Hendra Efison
Lolong Karan depot air minum terbakar Damkar Padang Kebakaran Padang