Pascabanjir Bandang, 8 Intake Perumda AM Padang Kembali Beroperasi

Suryani • Dipublikasikan Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:17 WIB
Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto.
Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto.

PADEK.JAWAPOS.COM – Perumda Air Minum Kota Padang memulihkan operasional delapan intake yang terdampak banjir bandang pada Sabtu (10/10), setelah Intake Guo Kuranji menjadi fasilitas terakhir yang kembali beroperasi pada Rabu (14/10) pukul 22.00 WIB.

Pejabat Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, mengatakan tujuh intake lebih dahulu selesai ditangani pada Minggu (11/10/2026) dan kembali beroperasi pada sore hari yang sama. 

Sementara itu, pemulihan Intake Guo Kuranji membutuhkan waktu lebih lama karena mengalami kerusakan berat pada bangunan dan jaringan perpipaan.

Delapan intake yang terdampak banjir bandang meliputi Intake Palukahan, Intake Taban, Intake Sungai Duo, Intake Sungai Sariak, Intake Gariang, Intake Latung, Intake Pompa Latung, dan Intake Guo Kuranji.

“ Tujuh intake berhasil diselesaikan penanganannya pada Minggu, 11 Oktober 2026, dan kembali beroperasi pada sore hari yang sama,” ujar Afriyanto, Kamis (14/10).

Intake Guo Kuranji Alami Kerusakan Berat

Banjir bandang menyebabkan bangunan Intake Guo Kuranji jebol serta menghanyutkan pipa transmisi dan pipa distribusi.

Kerusakan tersebut membuat tim teknis harus memulihkan sejumlah infrastruktur utama yang berperan dalam penyaluran air kepada pelanggan.

Setelah melalui serangkaian pekerjaan perbaikan, Intake Guo Kuranji akhirnya kembali beroperasi pada Rabu (14/10) pukul 22.00 WIB.

Dengan pulihnya fasilitas tersebut, seluruh delapan intake yang terdampak bencana telah kembali beroperasi.

Afriyanto mengatakan, tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang langsung menangani infrastruktur yang rusak sebagai bagian dari percepatan pemulihan layanan air minum pascabencana.

Distribusi Air Dibantu Mobil Tangki

Selama perbaikan berlangsung, Perumda Air Minum Kota Padang berupaya memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah terdampak melalui pendistribusian menggunakan mobil tangki.

Dukungan juga datang dari mobil tangki milik Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Bagi masyarakat yang belum menjadi pelanggan Perumda, penyaluran air turut didukung mobil tangki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang.

Afriyanto mengatakan, kolaborasi tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama masa tanggap dan pemulihan pascabencana.

Perumda juga menyadari bahwa terhentinya aliran air berdampak langsung terhadap aktivitas sehari-hari masyarakat.

Karena itu, penanganan infrastruktur dan dukungan pemenuhan kebutuhan air terus diupayakan secara bertahap.

Akses Jalan Menuju Guo Kuranji Ikut Diperbaiki

Selain memulihkan fasilitas penyediaan air minum, Perumda Air Minum Kota Padang juga memperbaiki akses jalan utama menuju kawasan Guo Kuranji yang terputus akibat banjir bandang.

Pekerjaan tersebut mencakup penanganan dinding turap penahan tebing. Upaya ini menjadi bagian dari pemulihan aksesibilitas di kawasan terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan dengan lebih baik.(*)

Editor : Hendra Efison
delapan intake kembali beroperasi Intake Guo Kuranji distribusi air bersih Padang Banjir Bandang Padang Perumda Air Minum Padang