10 Pemuda Koto Lua Ikuti Pelatihan Satpam, Berharap Lebih Mudah Mendapat Kerja

Hendra Efison • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 15:15 WIB
PT Semen Padang mendukung pemberdayaan masyarakat Koto Lua melalui bantuan pelatihan satpam bagi 10 pemuda.
PT Semen Padang mendukung pemberdayaan masyarakat Koto Lua melalui bantuan pelatihan satpam bagi 10 pemuda.

PADEK.JAWAPOS.COM— Sebanyak 10 pemuda dari rumah tangga miskin (RTM) di Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, mendapat kesempatan mengikuti pelatihan satuan pengamanan (satpam) melalui program pemberdayaan masyarakat 2026.

Program yang dijalankan melalui Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Koto Lua dengan dukungan PT Semen Padang itu diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk meningkatkan keterampilan dan memperluas peluang memperoleh pekerjaan.

Salah seorang peserta, Jalur Seprianto, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Ia berharap keterampilan yang diperoleh dapat membantunya mendapatkan pekerjaan yang lebih layak sekaligus memperbaiki kondisi ekonomi keluarga.

Berharap Memperoleh Sertifikat Satpam

Bagi Jalur Seprianto, pelatihan satpam bukan sekadar kegiatan peningkatan keterampilan. Ia melihat program tersebut sebagai kesempatan untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.

Ia berharap dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan baik, memperoleh sertifikat sesuai ketentuan, kemudian memanfaatkan bekal tersebut untuk mencari pekerjaan.

“Harapan saya, melalui pelatihan ini saya bisa mengikuti seluruh kegiatan, kemudian mendapatkan sertifikat satpam dan menggunakannya untuk mencari pekerjaan yang lebih layak dari sebelumnya. Dengan begitu, saya juga bisa membantu keuangan keluarga,” ujarnya.

Kesempatan mengikuti pelatihan dinilai penting bagi pemuda yang memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan keterampilan dan pelatihan kerja.

Namun, manfaat program tersebut bagi peserta akan bergantung pada pelaksanaan pelatihan serta kemampuan mereka memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk memasuki dunia kerja.

Peserta Berasal dari Rumah Tangga Miskin

Ketua FPM Koto Lua, Novial, menjelaskan bahwa 10 peserta pelatihan berasal dari rumah tangga miskin di wilayah Koto Lua. Mereka telah melalui proses seleksi yang dilaksanakan sekitar satu bulan sebelum program berjalan.

Menurut Novial, pelatihan satpam dirancang berdasarkan kebutuhan masyarakat, khususnya pemuda yang membutuhkan keterampilan sebagai bekal mencari pekerjaan.

Selain program pelatihan, FPM Koto Lua juga menyalurkan bantuan peralatan drumband untuk MTsS Limau Manis. Kedua program tersebut menyasar kebutuhan berbeda, yakni pengembangan potensi siswa dan peningkatan keterampilan kerja pemuda.

Program itu dilaksanakan dalam kerangka Rencana Kerja dan Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) 2026 dengan dukungan PT Semen Padang.

Dukungan untuk Kemandirian Ekonomi

Wakil Ketua KAN Limau Manis, Asril Basyir Dt. Rajo Intan, turut mengapresiasi program yang menyasar peningkatan keterampilan pemuda tersebut.

Ia menilai pelatihan kerja dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk memperbaiki kondisi ekonomi keluarga sekaligus membangun kemandirian.

Selain keterampilan kerja, Asril juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap pendidikan di Limau Manis. Menurutnya, peluang memperoleh beasiswa perlu terus diperhatikan agar semakin banyak anak dari lingkungan setempat yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan untuk mencari pekerjaan dan membantu meningkatkan pendapatan keluarga.(*)

Editor : Hendra Efison
pemuda Koto Lua FPM Koto Lua pelatihan satpam Padang peluang kerja pemuda pt semen padang