PADEK.JAWAPOS.COM—Putusnya aliran air minum dari sumber Lubuak Matokuciang yang dihantam banjir bandang beberapa waktu lalu, sedikitnya 3 ribu rumah pelanggan Perumdam Tirta Serambi Padangpanjang total tidak teraliri air bersih.
Direktur Perumdam Tirta Serambi, Adrial A Bakar menyebut sesuai dengan komitmen manajemen perusahaan akan melayani pelanggan dengan sepenuh hati dalam situasi apa pun. Termasuk dalam kondisi dilanda bencana kali ini.
Khususnya menyikapi kondisi dua kelurahan seperti Silaiang Atas dan Silaiang Bawah, hingga saat ini belum dapat dialiri normal karena pipa gravitasi dari sumber Lubuk Matakuciang hanyut terbawa banjir.
"Guna memenuhi kebutuhan air pelanggan di dua kelurahan tersebut, kita distribusikan dengan menurunkan empat mobil tanki. Masing-masing Tangki Perumdam berkapasitas 4M³, Perkim LH 7M³, Perumdam Solok 3M³ dan BPPW Sumbar 3M³," ujar Adrial.
Upaya ini dilakukan setiap harinya 5-7 rit, agar tidak terjadi kekosongan air di rumah pelanggan. Waktu pengantaran mulai dari pagi sampai seluruh rumah pelanggan mendapat pasokan air bersih.
Dikatakannya sistem pendistribusian selain langsung ke rumah pelanggan mengisi ember dan sejenisnya, juga melalui Hidran Umum (HU) yang terdapat di lokasi sekitar.
"Mekanisme di lapangan, kita memang tidak sampai ke bak air dan penampung yang besar sekali. Tujuannya agar bisa merata, banyak rumah yang terbantu dan tidak menimbulkan perbedaan perlakuan," pungkas Adrial. (wrd)
Editor : Hendra Efison