Ketua Dekranasda Kota Padangpanjang, Maria Feronika Hendri Arnis menyebut salah satu komitmen tersebut dengan memfasilitasi keikutsertaan UMKM binaan pada ajang The Jakarta International Handicraft Trade Fair (INACRAFT) 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JICC), selama 4–8 Februari 2026.
Dikatakannya, keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan UMKM, memperluas akses pasar, serta memperkuat daya saing produk lokal di tingkat nasional maupun internasional.
Pelaku UMKM binaan menampilkan beragam produk unggulan daerah. Sektor fesyen dan kriya, menampilkan Batik Rang Minang, Asrat Batik, Batik Cantiang Asasi, serta produk sulam dan bordir dari pengrajin Fidtra, Khalifa, dan Sulam Bordir Zahra.
Sementara itu, dari sektor kuliner turut dipromosikan produk-produk khas Padangpanjang, antara lain Loumer Cake, Krang Keju Mahya, Rendang Queensha, Jagung Goreng Eni, Keripik Talas Dessy, Serundeng Kentang Suci, serta Bawang Goreng Alid Family.
”Selama lima hari pelaksanaan pameran, stan Dekranasda Padangpanjang tercatat ramai dikunjungi. Antusiasme tersebut berdampak positif terhadap capaian transaksi,” tuturnya, Senin (9/2).
Maria menyebut, total penjualan sejak hari pertama hingga penutupan pameran mencapai sekitar Rp 85 juta. Selain itu, UMKM juga memperoleh pesanan pre-order produk sulam dan bordir senilai kurang lebih Rp 15 juta, yang akan diproduksi setelah kegiatan berakhir.
Ia juga menyampaikan, keikutsertaan dalam INACRAFT menjadi momentum penting bagi UMKM untuk memperluas jejaring usaha dan meningkatkan kualitas produk.
”Melalui INACRAFT, UMKM tidak hanya berjualan. Namun juga belajar membaca selera pasar, meningkatkan kualitas kemasan, serta membangun kerja sama dengan buyer dari berbagai daerah,” sebutnya.
Wali Kota Hendri Arnis menegaskan, Pemko akan terus bersinergi dengan Dekranasda dalam mendukung UMKM agar mampu naik kelas.
”INACRAFT merupakan etalase strategis untuk memperkenalkan produk unggulan daerah. Pendampingan UMKM terus berkelanjutan, agar memiliki akses pasar yang semakin luas dan berdaya saing,” tegas Hendri. (*)
Editor : Eri Mardinal