SILAING BAWAH, PADEK.JAWAPOS.COM—Penggunaan Sepablock Padangpanjang dalam pembangunan hunian tetap (huntap) di Kota Padangpanjang menonjolkan kenyamanan dan keamanan sebagai nilai utama bagi masyarakat terdampak bencana. Teknologi bata interlock dari PT Semen Padang ini digunakan dalam proyek pembangunan huntap yang mulai berjalan sejak Juni 2026.
Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah itu pada akhir November 2025. Pemerintah Kota Padangpanjang memilih Sepablock karena mampu menghadirkan hunian layak dalam waktu relatif singkat tanpa mengorbankan kualitas.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan pemerintah daerah. Ia menilai penggunaan Sepablock menunjukkan inovasi industri dapat langsung menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Win.
Kenyamanan Hunian Didukung Teknologi Bata Interlock
Kepala Departemen BNSPT PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, menjelaskan Sepablock dirancang untuk menciptakan hunian yang tidak hanya cepat dibangun, tetapi juga nyaman ditempati. Sistem bata interlock memungkinkan pemasangan lebih presisi sehingga struktur bangunan menjadi lebih stabil.
Selain itu, metode konstruksi ini mempercepat proses pembangunan dibanding teknik konvensional. Rumah dapat diselesaikan dalam waktu lebih singkat tanpa mengurangi kekuatan maupun kualitas bangunan.
Ridwan menambahkan material Sepablock juga memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa, sehingga relevan digunakan di wilayah rawan bencana seperti Sumatera Barat. Kombinasi ini menjadikan hunian tidak hanya aman, tetapi juga memberikan rasa tenang bagi penghuninya.
“Sepablock memenuhi banyak aspek penting, mulai dari kecepatan pembangunan hingga kenyamanan dan ketahanan bangunan,” ujarnya.
Solusi Hunian Layak dan Bermartabat
Penggunaan Sepablock dalam pembangunan huntap di Padangpanjang mencerminkan pendekatan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Hunian yang dibangun tidak sekadar menjadi tempat tinggal sementara, tetapi dirancang sebagai ruang hidup yang layak dan berkelanjutan.
Kemudian, PT Semen Padang menempatkan inovasi ini sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan dalam mendukung pemulihan pascabencana. Ridwan menegaskan bahwa teknologi konstruksi harus memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
Sementara itu, satu unit Huntap Mandiri yang dibangun bersama BNPB di Kelurahan Silaing Bawah kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Proyek tersebut menjadi contoh penerapan Sepablock dalam menghadirkan hunian yang nyaman sekaligus aman bagi warga.
Selanjutnya, pemerintah daerah berharap pembangunan huntap berbasis Sepablock dapat mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak. Hunian yang nyaman dan bermartabat dinilai menjadi fondasi penting bagi warga untuk memulai kehidupan baru.
Dengan pendekatan tersebut, Sepablock tidak hanya menjadi solusi teknis dalam pembangunan, tetapi juga menghadirkan nilai kemanusiaan melalui hunian yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.(*)
Editor : Hendra Efison