Program ini sekaligus mendukung program pemerintah dalam memasyarakatkan penggunaan uang digital di tengah masyarakat.
BIM saat ini di pintu gerbang Bandara bekerjasama dengan Bank BNI, BRI dan Mandiri dalam memberi layanan Non Tunai. Kedepannya Bank Nagari juga akan ikut memberikan layanan QRis di pintu gerbang Bandara kebanggaan masyarakat Minang.
Diharapkan masyarakat jika akan ke Bandara diharapkan sudah memiliki Kartu Brizzi, Tap Cash, atau E-Money serta aplikasi QRis untuk mempermudah akses keluar masuk Bandara.
Dengan sistem pembayaran non tunai ini, PT AP II berharap masyarakat akan mulai membiasakan diri untuk menggunakan layanan non tunai dimanapun berada.
BIM sebagai salah satu fasilitas layanan publik yang dikelola oleh PT AP II, ke depannya juga akan memberlakukan transaksi non tunai pada semua proses bisnis di wilayah bandara. Seperti yang disampaikan EGM Yos Suwagiono atau yang kerap disapa Bang Yos.
Dukungan dari Bank Indonesia Perwakilan Sumbar serta unsur perbankan yang ada, akan sangat memudahkan masyarakat dalam meng implementasikam rencana ini.
Keterlibatan Bank BRI, BNI, Mandiri dan Bank Nagari secara penuh memunculkan optimisme yang luar biasa. Mengingat empat bank tersebut sudah sangat familiar di tengah masyarakat dalam menggunakan transaksi perbankan.
Bang Yos juga mengajak seluruh stake holder terkait mendukung proses transaksi non tunai di BIM.
Bukan hanya itu saja, Bang Yos juga mengajak semua insan pebisnis yang ada untuk bergabung dengan BIM. Mulai dari periklanan, kuliner, event serta kegiatan kegiatan promosi lainnya.
"Ayo, mari kita manfaatkan kembali layanan transportasi udara di BIM. Untuk Sumbar ke depan yang lebih baik, lebih maju dan menjadi destinasi idaman dalam dunia pariwisata," ajak Yos. (*) Editor : Hendra Efison