Indonesia Sumbar Bisnis Olahraga Gaya Hidup Harian Magazine Otomotif Pariwisata Features Internasional Opini Advertorial Pendidikan Buku & Film Hiburan Kesehatan

Tol Seksi 1 Mustahil Rampung Juli, Fokus HKI Dianggap Terbelah

Aris Prima Gunawan • Selasa, 23 Juli 2024 | 11:47 WIB

PROGRES TERKINI: Pengerjaan Tol Padang-Sicincin yang menyeberangi Jalan Padang-Bukittinggi di Nagari Sicincin, Kecamatan 2x11 Anamlingkuang, pekan lalu.(ARIS PRIMA G/PADEK)
PROGRES TERKINI: Pengerjaan Tol Padang-Sicincin yang menyeberangi Jalan Padang-Bukittinggi di Nagari Sicincin, Kecamatan 2x11 Anamlingkuang, pekan lalu.(ARIS PRIMA G/PADEK)

PADEK.JAWAPOS.COM-Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Seksi 1 Padang-Sicincin dinilai mustahil rampung di bulan Juli ini. Pasalnya, masih tampak sejumlah pekerjaan besar yang berlangsung. Misalnya di Sicincin Kecamatan 2x11 Anamlingkuang ataupun Buayan Kecamatan Batanganai. Sejumlah masyarakat yang diwawancarai Padang Ekspres mengaku tak kecewa jika Tol Padang-Sicincin tidak dapat rampung Juli ini.

Sebab, menurut mereka tol itu tidak begitu dibutuhkan jika baru menghubungkan batas Padang-Padangpariaman dan Sicincin. “Kalau hanya dari batas Padangpariaman-Padang ke Sicincin, saya pribadi lebih suka lewat Jalan Padang-Bukittinggi. Mungkin di hari libur kerja, tol bisa dijadikan opsi menghindari macet,” ujar Indra, 39, seorang warga Bukittinggi via telepon, kemarin.

Ia pun menilai, pengerjaan Tol Padang-Sicincin sulit mencapai target perampungan Juli. Hal itu lantaran kondisi cuaca yang sempat dilanda hujan lebat. Ditambah lagi terjadi bencana besar yang merusak infrastruktur vital, yaitu Jalan Padang-Bukittinggi di Lembah Anai. “Jalan di lembah anai yang rusak itu kan dikerjakan oleh Hutama Karya. Tentunya, dengan tugas itu fokus Hutama Karya yang semula mengejar target tol menjadi terbelah,” hemat pria yang bekerja di salah satu instansi pemerintahan ini.

Menurutnya, masyarakat yang sangat membutuhkan Jalan Padang-Bukittinggi, akan sangat berterima kasih kepada Hutama Karya, dengan rampungnya perbaikan Jalan Padang-Bukittinggi di Lembah Anai. “Jadi, kalaupun tol terlambat tidak akan menjadi beban bagi masyarakat. Malah masyarakat dibebani kalau saja Jalan Padang-Bukittinggi lambat perbaikannya, jika saja Hutama Karya tak membantu pengerjaannya,” hemat Indra.

Selain itu, ia menilai yang diharapkan masyarakat dari Tol Padang-Pekanbaru, rampung hingga ke batas Sumbar-Riau. Artinya, jika baru selesai Padang-Sicincin, masyarakat belum akan merasa dipuaskan. “Tol itu kan untuk memutus waktu dan jarak tempuh ya. Jadi, semakin panjang, akan semakin disukai pengguna jalan sebagai pilihan utama,” tukasnya.

Sedangkan Anto Koto, 43, seorang pedagang di Kota Padang ketika dihubungi Padang Ekspres pekan lalu. Menurutnya memang Tol Padang-Sicincin baginya tidaklah terlalu dibutuhkan di hari-hari biasa. Kecuali, terjadi kemacetan parah di ruas Padang-Bukittinggi. “Kita tentu berharapnya jalan tol ini bisa selesai dengan cepat hingga batas Sumbar. Itu sudah pasti akan sangat membantu, dan masyarakat pasti memilih menggunakannya. Kalau hanya Padang-Sicincin, lambat pun selesainya tidak masalah, karena tidak terlalu dibutuhkan juga,” hematnya.

Ia berharap, harusnya pemerintah tidak fokus pada target Tol Padang-Sicincin selesai bulan Juli ini ataupun akhir 2024. Namun, lebih memberikan jaminan Tol Padang-Pekanbaru di Sumbar selesai dalam waktu cepat. “Sampai sekarang, kita kan tidak tahu kapan tol di Sumbar ini akan selesai. Kalau hanya bicara Padang-Sicincin, bagi saya pribadi dan saya yakin masyarakat banyak tidak kagum ya. Sebab, jarak Padang-Sicincin itu hanya untuk latihan berkendaraan,” candanya mengakhiri.

Di sisi lain, masyarakat sekitar pembangunan tol yang ditanyai Padang Ekspres, menilai mustahil pembangunan rampung di bulan Juli ini. Misalnya saja pengerjaan tol yang menyeberangi Jalan Padang-Bukittinggi di Sicincin. Hingga minggu kemarin, belum ada gambaran akan dilakukan instalasi balok atau girder underpass-nya. Sementara itu, Petugas Pembebasan Lahan dan Hubungan Masyarakat PT HKI, Andi Prahmana, belum memberikan tanggapan ketika ditanyai progres terkini Tol Padang-Sicincin ketika dihubungi ke nomor pribadinya, tadi malam.

Sebelumnya, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Adjib Al Hakim, menjelaskan bahwa dari laporan yang diterimanya, progres pengerjaan tol ruas Padang-Pekanbaru Seksi I Padang-Sicincin, ternyata masih 67,20 persen. “Progres pengadaan lahan jalan tol ruas Padang-Sicincin bertumbuh mencapai 96,68 persen, dengan progres konstruksi mencapai 67,20 persen,” kata Adjib dikutip dalam keterangan resminya pada Selasa (9/7) lalu.

Ia pun menjelaskan bahwa Tol Padang-Sicincin akan dilengkapi sejumlah fasilitas struktur seperti satu simpang susun, tiga gerbang tol, dan jumlah lajur 2×2 pada tahap awal. Rencana kecepatan pada ruas ini mencapai 80 km/jam yang dapat mempersingkat waktu perjalanan dari Padang menuju Sicincin dari 1,5 jam, menjadi hanya 30 menit dan berpotensi bagi pengembangan daerah sekitar. “Hutama Karya menargetkan ruas ini dapat segera rampung di kuartal III dan IV tahun 2024, sehingga konektivitas dan mobilitas akan semakin lancar,” tukas Adjib. (apg)

Editor : Novitri Selvia
#Adjib Al Hakim #tol padang-pekanbaru #Seksi 1 Padang-Sicincin #jalan tol #PT hki